TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Bengkulu Tengah resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2026–2030. Miswan Novi Eftarita, S.KM., dipercaya menjadi Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) IPeKB setelah memperoleh dukungan melalui proses pemungutan suara dalam Musyawarah Cabang (Muscab).
Terpilihnya Miswan Novi Eftarita diharapkan menjadi awal penguatan organisasi profesi penyuluh keluarga berencana, khususnya dalam meningkatkan koordinasi, mempererat solidaritas, serta mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan keluarga di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Dalam kepengurusan yang baru, posisi sekretaris dipercayakan kepada Nova Novita, S.Kep., sementara Sri Hawani Analisa, SE., mendapatkan amanah sebagai bendahara. Mereka akan bekerja bersama seluruh anggota untuk menjalankan roda organisasi selama empat tahun mendatang.
Kepengurusan periode 2026–2030 tersebut sekaligus melanjutkan estafet kepemimpinan dari pengurus sebelumnya yang diketuai Samsul Bahri, SH., selama masa bakti 2022–2026.
Muscab ini turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bengkulu Tengah, Gunawan Suryadi, S.Sos., M.AP.

Dalam arahannya, Gunawan menegaskan bahwa keberhasilan program pembangunan keluarga tidak terlepas dari peran aktif para penyuluh KB yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kekuatan organisasi harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka, kekompakan, serta koordinasi yang berjalan secara konsisten.
Menurutnya, IPeKB bukan sekadar wadah berhimpunnya tenaga penyuluh, melainkan organisasi profesi yang memiliki fungsi penting dalam menyatukan langkah dan memperkuat kapasitas sumber daya manusia pelaksana program Bangga Kencana.
Ia mengingatkan agar setiap anggota mampu mengedepankan kerja sama ketika menjalankan tugas. Berbagai persoalan yang muncul di lapangan hendaknya diselesaikan melalui komunikasi dan saling memberikan dukungan, sehingga tidak ada penyuluh yang merasa harus menghadapi tantangan seorang diri.
Gunawan juga berharap kepengurusan yang baru dapat menghadirkan pola kerja yang lebih terarah dan mampu menjaga kesinambungan program. Sinergi antara organisasi IPeKB dan DP3AP2KB dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong tercapainya target pembangunan keluarga di daerah.

Sebelum menetapkan ketua dan jajaran pengurus baru, Muscab terlebih dahulu diisi dengan pembukaan serta penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya. Setelah itu, peserta mengikuti tahapan musyawarah dan pemilihan melalui mekanisme pemungutan suara.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan dan pelantikan pengurus terpilih, yang ditandai pula dengan penyerahan bendera organisasi sebagai simbol dimulainya tanggung jawab kepemimpinan yang baru.
Sementara itu, Miswan Novi Eftarita menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyadari bahwa memimpin organisasi profesi membutuhkan keterlibatan seluruh anggota, bukan hanya tanggung jawab ketua maupun pengurus inti.
Baginya, kebersamaan merupakan kekuatan utama untuk memastikan setiap agenda organisasi dan program penyuluhan dapat terlaksana dengan baik. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh anggota IPeKB Bengkulu Tengah agar terus menjaga komunikasi dan membangun budaya saling mendukung.
“Mohon untuk teman-teman kita saling support dan jangan merasa sendiri, karena dengan bersama-sama kita akan merasa lebih mudah untuk menjalani program yang akan kita laksanakan ke depannya,” ujar Novi.
Ia menambahkan, keberhasilan kepengurusan tidak cukup diukur dari terselenggaranya kegiatan organisasi, tetapi juga dari kontribusi nyata para penyuluh dalam mendukung program keluarga berencana dan pembangunan keluarga di tengah masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Novi berharap DP3AP2KB Kabupaten Bengkulu Tengah dapat terus memberikan pendampingan, arahan, serta dukungan terhadap berbagai kegiatan yang dirancang organisasi selama masa kepengurusannya.
“Harapannya semoga Dinas P3AP2KB selalu mendampingi dan men-support setiap program yang akan kita laksanakan,” tutupnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, DPC IPeKB Bengkulu Tengah diharapkan semakin solid dan profesional. Semangat kebersamaan yang dibangun sejak Muscab diharapkan menjadi fondasi untuk memperkuat peran penyuluh KB dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Kepengurusan 2026–2030 kini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi organisasi. Melalui kolaborasi yang kuat antara penyuluh, organisasi profesi, dan pemerintah daerah, pelaksanaan program Bangga Kencana di Bengkulu Tengah diharapkan semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga.(adv).
Pewarta : Rizon
Editing : Adi Saputra