Skip to main content

Pasca Kebakaran, Revitalisasi SMPN 19 Kota Bengkulu Resmi Dimulai

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama jajaran meninjau lokasi SMPN 19 Kota Bengkulu di Kelurahan Padang Serai sekaligus melakukan penentuan titik nol revitalisasi sekolah, Kamis (10/9/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<>>>>  Upaya Pemerintah Kota Bengkulu memulihkan fasilitas pendidikan yang terdampak kebakaran mulai memasuki tahap pelaksanaan. SMP Negeri 19 Kota Bengkulu di Kelurahan Padang Serai kini bersiap mendapatkan pembenahan fisik setelah sejumlah ruang sekolah mengalami kerusakan akibat musibah kebakaran.

Langkah tersebut ditandai dengan digelarnya koordinasi awal pelaksanaan pekerjaan fisik revitalisasi sekaligus penentuan titik nol pembangunan SMPN 19 Kota Bengkulu, Kamis (10/9/2026).

Agenda ini dipimpin langsung Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama jajaran terkait. Penentuan titik nol menjadi bagian penting sebelum pekerjaan konstruksi dilaksanakan secara penuh di lapangan.

Sebagaimana diketahui, kebakaran melanda SMPN 19 Kota Bengkulu pada Jumat siang, 24 Juli 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan tujuh ruang kelas dan satu unit gudang sekolah hangus terbakar.

Kerusakan akibat kejadian itu tidak hanya menyentuh bangunan secara fisik, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas belajar mengajar. Karena itu, revitalisasi menjadi langkah strategis untuk memastikan proses pendidikan para siswa dapat kembali berlangsung dengan fasilitas yang lebih layak.

Dalam koordinasi tersebut, Dedy Wahyudi meminta seluruh unsur yang terlibat tidak menganggap pembangunan ini sebagai pekerjaan konstruksi biasa. Menurutnya, kualitas bangunan harus menjadi perhatian utama karena fasilitas tersebut nantinya digunakan oleh para pelajar dalam menjalankan kegiatan pendidikan sehari-hari.

Dedy menegaskan, setiap tahapan pembangunan harus dilakukan secara cermat, mulai dari perencanaan, pengerjaan, pengawasan hingga penyelesaian akhir.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Pembangunan gedung dan revitalisasi fasilitas SMPN 19 ini harus dikerjakan dengan standar kualitas terbaik. Tidak boleh ada ruang untuk kelalaian karena bangunan ini akan digunakan oleh anak-anak kita, penerus masa depan Kota Bengkulu,” tegas Dedy.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pihak kontraktor, pengawas lapangan serta tim teknis untuk membangun koordinasi yang kuat selama pekerjaan berlangsung.

Menurutnya, sinergi antarunsur sangat diperlukan agar pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi mutu pekerjaan maupun ketepatan waktu.

Setelah menyelesaikan koordinasi teknis, Wali Kota bersama rombongan kemudian menuju lokasi SMPN 19 untuk melaksanakan penentuan titik nol pembangunan.

Prosesi tersebut menjadi penanda bahwa pekerjaan fisik revitalisasi sekolah mulai memasuki tahap pelaksanaan. Selain memiliki fungsi teknis dalam menentukan posisi pembangunan, titik nol juga menjadi bagian dari penegasan dimulainya pekerjaan konstruksi di lokasi.

Pemkot Bengkulu berharap revitalisasi SMPN 19 nantinya tidak sekadar mengganti bangunan yang rusak akibat kebakaran. Lebih dari itu, fasilitas sekolah diharapkan dapat ditata menjadi lingkungan pendidikan yang lebih aman, nyaman, representatif dan mendukung kegiatan belajar siswa.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Kalaksa BPBD, kepala sekolah, tokoh masyarakat setempat serta tim teknis pengembang.

Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa proses pemulihan SMPN 19 membutuhkan dukungan dan pengawasan bersama. Pemerintah daerah pun memastikan pembangunan menjadi bagian dari komitmen memperkuat sarana pendidikan di Kota Bengkulu.

Dengan dimulainya pekerjaan revitalisasi, harapan baru kini tumbuh di lingkungan SMPN 19 Padang Serai. Sekolah yang sempat terdampak musibah kebakaran tersebut diharapkan segera memiliki fasilitas yang lebih baik sehingga para siswa dapat belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman dan mendukung pencapaian prestasi.

Pembangunan kembali ini sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Bengkulu untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan sebagai fondasi dalam menyiapkan generasi penerus daerah.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra