TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses terhadap air bersih yang layak. Selain fokus pada penanganan sampah dan penataan pasar, upaya ini menjadi prioritas utama demi meningkatkan kualitas hidup warga. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, secara langsung mendorong percepatan pembangunan tahap kedua program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional.
Langkah strategis tersebut disampaikan Dedy dalam pertemuannya dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy. Dalam pertemuan itu, Pemkot Bengkulu menegaskan bahwa keberlanjutan proyek SPAM Regional sangat penting karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat di tiga wilayah, yakni Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kabupaten Seluma.
Hasil dari pertemuan tersebut menunjukkan adanya respons positif dari pemerintah pusat. Usulan percepatan SPAM Regional Tahap II menjadi bagian dari catatan strategis dalam perencanaan pembangunan nasional, yang diharapkan mampu mendorong pemerataan akses air bersih secara berkelanjutan di wilayah Bengkulu dan sekitarnya.
Dorongan percepatan SPAM Regional Tahap II dilatarbelakangi oleh kebutuhan air bersih yang terus meningkat, seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan perkotaan. Dedy Wahyudi menilai bahwa keberadaan SPAM Regional merupakan solusi jangka panjang yang mampu mengintegrasikan sumber daya air lintas daerah secara efisien dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan, proyek ini tidak hanya berfungsi sebagai penyedia air bersih, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga. Dengan cakupan layanan yang lebih luas, diharapkan distribusi air bersih dapat berjalan lebih stabil dan merata hingga ke wilayah pinggiran.
“Kita sampaikan langsung kepada Pak Menteri terkait kebutuhan mendesak masyarakat. Selain masalah infrastruktur pasar dan pengelolaan sampah, SPAM Regional Tahap II ini menjadi kunci agar ketersediaan air bersih di Kota Bengkulu dan sekitarnya bisa terpenuhi secara maksimal,” ujar Dedy.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, terutama dalam hal dukungan anggaran serta koordinasi teknis. Pemerintah Kota Bengkulu juga siap memperkuat perencanaan dan kesiapan infrastruktur pendukung guna mempercepat realisasi program tersebut.
Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menyambut baik usulan yang disampaikan Pemkot Bengkulu. Ia menilai, pembangunan SPAM Regional merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan, khususnya dalam pemenuhan layanan dasar masyarakat.
Menurutnya, proyek penyediaan air bersih yang terintegrasi lintas wilayah seperti ini menjadi prioritas karena memiliki dampak luas terhadap kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah pusat akan mempertimbangkan secara serius dukungan terhadap kelanjutan pembangunan SPAM Regional Tahap II.
Dengan adanya dukungan dari Bappenas, diharapkan proyek ini dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi ribuan kepala keluarga di Bengkulu. Selain menjawab tantangan krisis air bersih, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan serta menekan risiko penyakit yang disebabkan oleh keterbatasan akses air bersih.
Ke depan, Pemkot Bengkulu optimistis bahwa percepatan pembangunan SPAM Regional akan menjadi tonggak penting dalam pembangunan infrastruktur dasar di daerah. Upaya ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan merata bagi seluruh masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra