TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<< Permasalahan banjir yang sering melanda Kota Bengkulu menjadi perhatian utama Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai langkah telah diambil oleh Pemkot untuk menangani banjir dan dampaknya, termasuk pembuatan kolam retensi, sumur resapan, dan normalisasi drainase.
Saat ini, Pemkot Bengkulu berharap agar rencana pembuatan kolam retensi oleh Balai Wilayah Sungai (BWSS) Wilayah VII dapat segera terealisasi. Proyek ini diharapkan dapat mengurangi dampak banjir secara signifikan di masa depan. Pj Sekda Kota Bengkulu, Eko Agusrianto, mengungkapkan bahwa persiapan pembuatan kolam retensi terus dimatangkan sepanjang tahun 2024.
"Sudah dilakukan beberapa kali pertemuan dan koordinasi terkait proyek ini. Mudah-mudahan pada tahun 2025 nanti pembangunan kolam retensi ini bisa dimulai," ujar Eko.
Eko menambahkan bahwa terkait lahan untuk pembangunan kolam retensi, semua prosedur dan mekanisme sudah dilalui. Semua pihak, termasuk Balai, telah menyepakati lokasi proyek, dan saat ini tinggal menunggu percepatan realisasi.
Sebelumnya, Sekda Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, menginformasikan bahwa kolam retensi akan dibangun di atas lahan seluas 114.720 meter persegi yang terbagi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Ratu Agung dan Kecamatan Sungai Serut. Rincian luas lahan yang akan digunakan adalah sebagai berikut: Kelurahan Sawah Lebar seluas 23.701 meter persegi, Kelurahan Tanjung Jaya seluas 37.200 meter persegi, Kelurahan Tanjung Agung seluas 40.828 meter persegi, dan Kelurahan Sukamerindu seluas 12.991 meter persegi.
Proyek kolam retensi ini direncanakan dimulai pada tahun 2025. Persiapan terkait pengadaan lahan telah berjalan sejak awal 2024, dengan harapan agar seluruh proses dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan dampak positif dalam mengurangi masalah banjir di Kota Bengkulu.
Pemkot Bengkulu tetap memprioritaskan penanganan banjir melalui berbagai intervensi dan berharap langkah-langkah ini dapat mengatasi masalah secara efektif dan berkelanjutan.
Pewarta : Herdianson
Editing : Adi Saputra