Skip to main content

Pemkot Bengkulu Gencarkan Pengendalian Inflasi Menjelang Iduladha 1445 H

Pemkot Bengkulu Gencarkan Pengendalian Inflasi Menjelang Iduladha 1445 H

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus mengintensifkan upaya pengendalian inflasi, khususnya menjelang perayaan Iduladha 1445 Hijriah. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, telah menyiapkan berbagai langkah intervensi untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

Salah satu strategi yang dijalankan adalah melakukan pengawasan harga secara rutin di tiga pasar utama, yakni Pasar Panorama, Pasar Minggu, dan Pasar Barukoto. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok tetap terjaga serta mencegah terjadinya lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.

Wali Kota Dedy Wahyudi menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan para pedagang untuk menjaga keseimbangan harga di pasar. Ia mengimbau para pedagang untuk tidak mengambil keuntungan berlebih yang dapat memicu inflasi, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Iduladha.

Berdasarkan laporan terbaru mengenai perkembangan harga bahan pokok, situasi di lapangan masih relatif stabil. Hingga saat ini belum tercatat adanya kenaikan harga yang signifikan. Data inflasi menunjukkan bahwa inflasi month-to-month (m-to-m) di Kota Bengkulu sebesar 1,29%, sementara deflasi year-on-year (y-on-y) tercatat sebesar 0,01%, dan deflasi year-to-date (y-to-d) mencapai 0,11%. Angka ini menunjukkan bahwa secara umum tingkat inflasi di Kota Bengkulu masih terkendali dengan baik.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Bengkulu, Dadi Hartono, pada Senin (28/4/2025), mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera mengambil tindakan jika ditemukan adanya lonjakan harga bahan pokok di pasaran. Salah satu langkah konkret yang akan diambil adalah menggelar operasi pasar atau pasar murah.

"Apabila ditemukan kenaikan harga bahan pokok yang signifikan, kami siap menggelar operasi pasar untuk membantu menstabilkan harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Dadi Hartono.

Ia menambahkan, operasi pasar terbukti menjadi salah satu cara efektif untuk mengendalikan laju inflasi, sekaligus memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Pemkot Bengkulu juga terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, termasuk pihak Bulog dan distributor besar, untuk memastikan pasokan barang tetap aman dan distribusinya lancar. Langkah-langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta menciptakan situasi ekonomi yang stabil, terutama menjelang momentum penting seperti Iduladha.

Dengan sinergi antara pemerintah, pedagang, dan seluruh lapisan masyarakat, Pemkot Bengkulu optimistis mampu menjaga inflasi tetap terkendali dan menciptakan kondisi ekonomi yang kondusif.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra