Skip to main content

Pemkot Bengkulu Luncurkan Program 4 in 1, Pertama di Indonesia

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan administrasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pensiunan yang meninggal dunia.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Pemkot Bengkulu kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik dengan meluncurkan program "4 in 1" di bawah kepemimpinan Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi. Program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan administrasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pensiunan yang meninggal dunia. Dalam program ini, keluarga yang ditinggalkan akan langsung menerima empat dokumen sekaligus, yaitu akta kematian, KTP, Kartu Keluarga (KK), dan buku tabungan Taspen pensiunan, pada malam ketiga setelah wafatnya almarhum.

Peluncuran program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Bengkulu dan PT Taspen KC Bengkulu. Sebagai bentuk legalitas, telah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dengan Branch Manager PT Taspen KC Bengkulu, Dadang Hendrawan.

Menurut Dedy Wahyudi, program ini merupakan langkah inovatif yang belum pernah diterapkan di daerah lain di Indonesia. Ia menegaskan bahwa program ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat, terutama bagi keluarga ASN atau pensiunan yang sedang berduka.

"Program ini adalah yang pertama di Indonesia dan menjadi kebanggaan bagi Kota Bengkulu. Oleh karena itu, saya meminta agar program ini didaftarkan dalam ajang Innovative Government Award (IGA), sehingga dapat diakui secara nasional bahwa Kota Bengkulu adalah pelopor dalam inovasi pelayanan publik ini," ujar Dedy.

Ia juga menambahkan bahwa program "4 in 1" ini merupakan langkah nyata dalam memberikan kemudahan bagi keluarga yang ditinggalkan agar tidak mengalami kesulitan dalam mengurus dokumen penting. Dengan adanya program ini, mereka tidak perlu lagi bolak-balik ke berbagai instansi untuk mengurus administrasi yang diperlukan setelah kehilangan anggota keluarga.

"Selama ini, keluarga yang ditinggalkan harus mengurus berbagai dokumen sendiri di tengah suasana duka. Dengan adanya program ini, mereka tidak perlu repot lagi. Semua dokumen akan langsung diterima pada malam ketiga setelah meninggalnya almarhum," lanjut Dedy.

Ke depan, Pemkot Bengkulu berencana untuk terus meningkatkan layanan publik dengan menghadirkan inovasi-inovasi lain yang bermanfaat bagi masyarakat. Program "4 in 1" diharapkan dapat menjadi model yang dapat diadopsi oleh daerah lain di Indonesia guna memberikan kemudahan dalam pelayanan administrasi kependudukan.

Sementara itu, Branch Manager PT Taspen KC Bengkulu, Dadang Hendrawan, menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung program tersebut sepenuhnya. "Kami mendukung penuh program ini sebagai bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pensiunan ASN dan keluarganya. Semoga program ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," ungkap Dadang.

Dengan adanya program "4 in 1", diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan administrasi di Kota Bengkulu. Program ini menjadi bukti bahwa inovasi dalam pelayanan publik dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra