TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur jalan di wilayahnya. Salah satu upaya strategis yang diambil adalah mengaspal seluruh ruas jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah kota guna menciptakan kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Kondisi jalan yang baik menjadi faktor vital dalam mendukung aktivitas masyarakat, baik di sektor ekonomi, sosial, maupun pemerintahan. Infrastruktur jalan yang memadai tidak hanya memperlancar arus transportasi, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah dan meningkatkan akses ke layanan publik.
Memasuki tahun anggaran 2025, Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Bengkulu telah merancang sejumlah proyek pengaspalan dan rehabilitasi jalan di berbagai titik strategis. Di antara proyek tersebut adalah pembangunan jalan di RT 18 Kelurahan Kebun Tebeng, serta rehabilitasi Jalan Kini Balu dan Jalan Gunung Bungkuk RT 12 yang berada di wilayah kelurahan yang sama.
Selain itu, Pemkot juga merencanakan pembangunan bahu jalan di kawasan Sepakat Raya RT 20 Kelurahan Sawah Lebar dan di sepanjang ruas Jalan S. Parman menuju Yayasan Al-Fida. Tak hanya fokus pada ruas besar, pemerintah juga memperhatikan akses jalan lingkungan, seperti pembuatan rabat beton di Jalan DP Negara 8 Kelurahan Pagar Dewa, pembangunan jalan lingkungan di Kelurahan Bentiring Permai, Kecamatan Muara Bangkahulu, serta pengaspalan jalan lingkungan Merawan 30 di Kelurahan Sawah Lebar.
Beberapa titik lainnya yang turut masuk dalam daftar proyek tahun ini adalah pembuatan jalan hotmix di Jalan Bumi Ayu 6B dan pembangunan jalan di wilayah Tengah Padang, Kecamatan Teluk Segara. Proyek peningkatan kualitas jalan juga dilakukan pada ruas Jalan Aru Jajar yang menjadi salah satu prioritas utama.
Untuk proyek Jalan Aru Jajar, Pemkot Bengkulu telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp7 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Dana ini difokuskan untuk melanjutkan pembangunan jalan di Kelurahan Pekan Sabtu yang sempat tertunda pada tahun sebelumnya.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dari visi dan misinya dalam menata kota secara menyeluruh demi kepentingan masyarakat. Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Aru Jajar tidak hanya akan mencakup pengaspalan, tetapi juga pemasangan median dan lampu penerangan jalan.
“Pembangunan kawasan Jalan Aru Jajar akan dilanjutkan hingga tuntas. Jalan akan diaspal hingga mulus, dilengkapi median dan lampu jalan, agar suasana lebih nyaman dan terang di malam hari,” ujar Noprisman baru-baru ini.
Saat ini, proyek tersebut tengah memasuki tahap lelang dan ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2025. Dengan langkah ini, diharapkan kualitas infrastruktur Kota Bengkulu akan semakin baik dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra