TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu baru saja menerima kunjungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah I. Pertemuan ini berlangsung pada Kamis (25/7) di ruang Hidayah II, kantor Walikota Bengkulu, dan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, yang didampingi oleh Pj Sekda Eko Agusrianto. Acara tersebut juga dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli, dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kedatangan KPK ke Bengkulu bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) dan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI). Dalam kesempatan ini, Kasatgas Korsupgah Wilayah I KPK, Harun Hidayat, memberikan saran dan masukan serta berdialog langsung dengan Kepala OPD Pemkot Bengkulu.
Monitoring Center for Prevention (MCP) merupakan inisiatif KPK RI dalam mencegah korupsi melalui pendekatan preventif. Upaya ini diimplementasikan dengan berbagai intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan pemerintahan.
Sebelumnya, Pemkot Bengkulu mendapatkan penilaian yang cukup baik dalam MCP dan SPI. Nilai yang baik ini mencerminkan komitmen Pemkot Bengkulu dalam menjaga integritas dan mengimplementasikan praktik-praktik pemerintahan yang bersih.
Penjabat Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, menyatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan nilai MCP di tahun 2024. Hal ini akan dilakukan dengan menjaga atau memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh KPK, meskipun ada beberapa perubahan yang harus diadaptasi.
Kunjungan KPK ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi Pemkot Bengkulu untuk terus berbenah dan memperbaiki sistem serta prosedur yang ada, sehingga dapat menciptakan pemerintahan yang lebih baik dan bebas dari korupsi.
Pewarta : Herdianson
Editing : Adi Saputra