Skip to main content

Pemprov Bengkulu Takziah Malam Kedua, Herwan Antoni Sampaikan Belasungkawa

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni bersama jajaran pejabat Pemprov Bengkulu menghadiri takziah malam kedua di rumah duka almarhumah Nilismi Binti Mudarman, Selasa (3/11/2026) malam, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas melalui program Bantu Rakyat.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>   Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui program Bantu Rakyat. Kali ini, pemerintah daerah hadir memberikan dukungan moril kepada keluarga Nilismi Binti Mudarman, salah seorang staf Bagian Rumah Tangga Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu yang meninggal dunia pada usia 34 tahun.

Sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa, Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan takziah malam kedua di kediaman keluarga almarhumah, Selasa (3/11/2026) malam.

Kehadiran pemerintah tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Ia datang mewakili jajaran Pemprov Bengkulu untuk menyampaikan rasa kehilangan serta memberikan penguatan kepada keluarga yang tengah menghadapi masa duka.

Dalam kesempatan itu, Herwan Antoni mengungkapkan bahwa kepergian Nilismi merupakan kehilangan bagi lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Semasa hidupnya, almarhumah menjadi bagian dari keluarga besar aparatur dan tenaga kerja yang turut mendukung aktivitas pemerintahan, khususnya di lingkungan Biro Umum Setda Provinsi Bengkulu.

Atas nama pemerintah daerah, Herwan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Ia juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhumah diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Menurutnya, keluarga yang ditinggalkan membutuhkan kekuatan dan keteguhan hati untuk melewati masa sulit tersebut. Karena itu, ia berharap keluarga dapat menerima musibah ini dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

Herwan turut menyampaikan pesan khusus dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang belum berkesempatan hadir secara langsung di rumah duka. Padatnya agenda pemerintahan dan sejumlah kegiatan yang harus dijalankan membuat gubernur belum dapat menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga.

Meski demikian, Gubernur Helmi Hasan menitipkan salam serta pesan agar keluarga almarhumah senantiasa diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Herwan menjelaskan, kehadiran jajaran pemerintah pada malam kedua takziah bukan sekadar menjalankan agenda kedinasan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap keluarga besar pemerintah daerah yang sedang mengalami kehilangan.

Ia menegaskan, semangat Bantu Rakyat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk memberikan perhatian kepada masyarakat maupun keluarga aparatur yang sedang menghadapi kesulitan dan musibah.

Menurut Herwan, pemerintah tidak boleh hanya hadir ketika masyarakat merasakan kebahagiaan atau ketika kegiatan pembangunan sedang berlangsung. Dukungan dan perhatian juga harus diberikan ketika ada warga yang mengalami kesedihan, kehilangan anggota keluarga, maupun membutuhkan penguatan secara moril.

Prinsip kebersamaan seperti inilah yang, menurutnya, perlu terus dipelihara agar hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin dekat.

Kegiatan takziah tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dan unsur pimpinan lembaga di Provinsi Bengkulu. Di antaranya Kepala Biro Umum Setda Provinsi Bengkulu A. Gunawan, Direktur RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu dr. Hery Kurniawan, serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu, Yul Kamra.

Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk solidaritas dan penghormatan kepada almarhumah yang pernah menjadi bagian dari lingkungan kerja Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Bengkulu berharap keluarga Nilismi dapat merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa kehilangan. Dukungan dari rekan kerja, pimpinan, dan jajaran pemerintah diharapkan mampu memberikan kekuatan untuk menjalani hari-hari ke depan.

Selain sebagai tradisi untuk mendoakan orang yang telah meninggal dunia, takziah juga menjadi momentum mempererat hubungan kemanusiaan. Nilai kepedulian, persaudaraan, dan kebersamaan diharapkan terus tumbuh di lingkungan pemerintahan.

Pemprov Bengkulu pun menegaskan komitmennya untuk menjaga semangat Bantu Rakyat melalui kepedulian yang tidak terbatas pada program pembangunan dan pelayanan publik, tetapi juga diwujudkan dalam perhatian terhadap sesama ketika menghadapi musibah.

Dengan demikian, kehadiran pemerintah di rumah duka menjadi gambaran bahwa nilai kemanusiaan dan kekeluargaan tetap menjadi bagian penting dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Bengkulu.

Pewarta : Rizon 

Editing : Adi Saputra