TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Gubernur Rohidin Mersyah memastikan bahwa proyek penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) akan selesai pada bulan September 2024 mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gubernur Rohidin pada hari Sabtu (20/1) dalam sebuah konferensi pers di Bengkulu.
Menurut Gubernur Rohidin, pengerjaan tahap awal proyek, yaitu penataan lahan oleh Badan Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu, telah berjalan sesuai rencana. "Posisi sekarang kalau untuk pengerjaan intake penataan lahan BWS udah jalan dikerjakan. Bulan Februari ini mungkin pengumuman pemenang untuk penataan bangunan Cipta Karya September bisa selesai," ungkap Gubernur Rohidin dengan optimisme.
Penataan lahan menjadi tahap kritis dalam proyek ini, dan Gubernur menyebutkan bahwa semua persiapan untuk penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah dalam bulan ini telah mencapai tahap yang sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Pihak BWS Sumatera VII Bengkulu telah melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keberhasilan tahap ini.
Selain itu, Gubernur Rohidin juga mengungkapkan bahwa pada bulan Februari mendatang, akan dilakukan pengumuman pemenang lelang untuk pekerjaan penataan bangunan di kawasan Danau Dendam Tak Sudah. Hal ini sebagai langkah persiapan sebelum proses pembangunan dimulai.
"Proses lelang untuk penataan bangunan akan dilaksanakan pada bulan Februari, dan kami berharap bisa mendapatkan kontraktor yang berkualitas untuk memastikan proyek ini berjalan lancar," tambah Gubernur Rohidin.
Dengan demikian, Gubernur Rohidin memancarkan optimisme bahwa pekerjaan penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah, yang menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), akan dapat diselesaikan sesuai dengan target pada bulan September mendatang. Proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat dan meningkatkan potensi pariwisata di wilayah tersebut.
Pentingnya penataan kawasan Danau Dendam Tak Sudah tidak hanya terletak pada aspek estetika, tetapi juga pada dampak positifnya terhadap ekonomi dan lingkungan sekitar. Gubernur Rohidin berkomitmen untuk memastikan bahwa proyek ini tidak hanya diselesaikan tepat waktu, tetapi juga sesuai dengan standar kualitas yang tinggi.
Dengan proyek ini, diharapkan kawasan Danau Dendam Tak Sudah akan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah. Masyarakat dan pemangku kepentingan setempat akan terus memantau perkembangan proyek ini dan berharap agar implementasinya dapat berjalan lancar, sesuai dengan harapan dan manfaat yang dijanjikan.
Pewarta : Herdianson
Editing : Adi Saputra