TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, memimpin langsung rapat koordinasi persiapan kunjungan kerja Gubernur Bengkulu ke Kabupaten Seluma dan Kabupaten Lebong. Rapat tersebut digelar di Ruang Rapat Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (30/1/2026), dengan dihadiri perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Rapat ini membahas secara detail rencana kunjungan Gubernur dalam rangka peresmian sejumlah program pembangunan strategis yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Herwan Antoni menekankan pentingnya persiapan matang agar seluruh agenda dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di daerah tujuan.
“Agenda kunjungan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk menunjukkan hasil nyata pembangunan pemerintah provinsi kepada masyarakat. Oleh karena itu, semua pihak harus menyiapkan segala sesuatunya dengan maksimal,” ujar Herwan dalam arahannya.
Dalam rapat tersebut dipaparkan bahwa pada Februari mendatang direncanakan peresmian pembangunan di dua wilayah berbeda, yakni Kabupaten Seluma dan Kabupaten Lebong. Di Kabupaten Seluma, lokasi peresmian akan dipusatkan di Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, dengan objek utama berupa Jembatan Air Matang atau yang dikenal masyarakat sebagai Jembatan Naik Matang.
Jembatan tersebut merupakan hasil pembangunan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu melalui dana rehabilitasi dan rekonstruksi yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025. Proyek ini telah selesai dikerjakan pada Desember 2025 dan dinyatakan siap untuk digunakan oleh masyarakat.
Herwan menjelaskan bahwa keberadaan jembatan ini sangat penting bagi mobilitas warga, khususnya dalam memperlancar akses transportasi antarwilayah. Sebelumnya, masyarakat harus melalui jalur alternatif yang cukup jauh dan berisiko, terutama saat musim hujan. Dengan diresmikannya jembatan tersebut, diharapkan aktivitas ekonomi dan sosial warga setempat dapat meningkat.
Sementara itu, untuk Kabupaten Lebong, agenda peresmian akan dirangkaikan dengan kegiatan launching Kopi Merah Putih yang direncanakan berlangsung di Desa Mangkurajo. Kegiatan ini akan melibatkan berbagai instansi di tingkat provinsi, termasuk dinas yang membidangi perkebunan, perdagangan, serta pelaku usaha lokal.
Launching Kopi Merah Putih dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan sektor pertanian dan perkebunan, khususnya komoditas kopi yang menjadi salah satu unggulan Kabupaten Lebong. Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap produk kopi lokal dapat semakin dikenal luas, baik di tingkat regional maupun nasional.
Dalam rapat juga disampaikan bahwa mengingat jarak geografis antara Kabupaten Seluma yang berada di wilayah selatan dan Kabupaten Lebong di wilayah utara Provinsi Bengkulu, peresmian tidak memungkinkan dilaksanakan dalam satu hari. Oleh sebab itu, jadwal kunjungan gubernur akan dibagi menjadi dua tahap.
Usulan jadwal kunjungan ke Kabupaten Seluma direncanakan pada 5 Februari 2026. Sementara kunjungan ke Kabupaten Lebong dijadwalkan pada rentang 9 hingga 11 Februari 2026, menyesuaikan dengan agenda launching Kopi Merah Putih yang direncanakan berlangsung pada 10 Februari.
Herwan Antoni menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan dapat terlaksana sebelum pertengahan Februari, tepatnya sebelum 15 Februari 2026. Hal ini dimaksudkan agar agenda pemerintahan lainnya tidak terganggu, serta memastikan setiap kegiatan dapat dipersiapkan secara optimal.
Sebagai tindak lanjut, rapat lanjutan akan kembali digelar untuk membahas kesiapan teknis pelaksanaan di lapangan. Beberapa aspek yang menjadi perhatian utama antara lain penyediaan tenda dan perlengkapan acara, konsumsi untuk tamu undangan, publikasi kegiatan, hingga penyusunan detail susunan acara.
“Koordinasi antar-OPD harus terus diperkuat. Semua kebutuhan teknis, termasuk keamanan dan protokoler, harus dipastikan siap jauh-jauh hari. Kita ingin kegiatan ini berjalan sukses dan memberi kesan positif bagi masyarakat,” tutup Herwan Antoni.
Dengan perencanaan yang matang dan sinergi lintas instansi, kunjungan kerja Gubernur Bengkulu ke Seluma dan Lebong diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap hasil pembangunan daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra