Skip to main content

Perkuat Sinergi dengan Media, Bank Indonesia Bengkulu Gelar Pelatihan Wartawan Ekonomi di Rejang Lebong

Perkuat Sinergi dengan Media, Bank Indonesia Bengkulu Gelar Pelatihan Wartawan Ekonomi di Rejang Lebong

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Dalam upaya memperkuat efektivitas bauran kebijakan Bank Indonesia (BI) di tingkat daerah, peran media massa menjadi elemen krusial dalam membangun persepsi positif masyarakat. Persepsi ini sangat berpengaruh dalam mendukung pencapaian tujuan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Menyadari pentingnya hubungan harmonis dengan insan pers, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu kembali menggelar kegiatan pelatihan wartawan ekonomi, yang kali ini dilaksanakan di Kabupaten Rejang Lebong.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh puluhan wartawan dari berbagai media massa yang bertugas di wilayah Bengkulu. Pelatihan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang digelar Bank Indonesia sebagai bentuk apresiasi dan upaya peningkatan kapasitas wartawan, khususnya dalam bidang peliputan ekonomi dan kebijakan moneter.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu,
Wahyu Yuwana Hidayat,yang diwakili,Humas BI,Alpi Jonson 
dalam sambutannya menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra dalam menyebarluaskan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat. "Sinergi antara Bank Indonesia dan media massa sangat penting dalam menjaga stabilitas informasi dan membentuk opini publik yang konstruktif terhadap kebijakan ekonomi," ujarnya.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber profesional, baik dari internal Bank Indonesia maupun akademisi dan praktisi media. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman mendalam mengenai kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, digitalisasi sistem pembayaran, serta strategi komunikasi ekonomi di era digital.

Selain pemberian materi, kegiatan ini juga dirangkai dengan diskusi interaktif dan studi kasus yang mendorong partisipasi aktif para wartawan. Tujuannya adalah agar para jurnalis tidak hanya memahami substansi kebijakan Bank Indonesia, tetapi juga mampu menyampaikannya kepada publik secara lugas dan mudah dipahami.

Tak hanya fokus pada peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Bank Indonesia dan insan pers di Bengkulu. Dalam suasana yang santai namun tetap produktif, para peserta diberi ruang untuk menyampaikan masukan dan berdiskusi langsung dengan pihak Bank Indonesia.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan wartawan ekonomi di Bengkulu semakin kompeten dalam menyampaikan informasi terkait perkembangan ekonomi, sekaligus menjadi agen literasi keuangan di tengah masyarakat. Bank Indonesia berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi yang sehat dan saling menguatkan dengan media, demi tercapainya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di daerah.
Pewarta: Amg
Editing : Adi Saputra