TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Upaya memperkuat kerja sama antarprovinsi terus digencarkan oleh pemerintah daerah. Kali ini, Helmi Hasan melakukan kunjungan silaturahmi ke Herman Deru di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Jumat (24/04). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara dua wilayah yang memiliki kedekatan geografis sekaligus kepentingan pembangunan yang saling terkait.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kedua kepala daerah tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga membahas sejumlah persoalan strategis yang membutuhkan penanganan bersama. Fokus utama diarahkan pada isu lintas wilayah yang selama ini berdampak langsung terhadap masyarakat, salah satunya terkait transportasi angkutan batubara.
Dalam pertemuan itu, Helmi Hasan menyoroti pentingnya penataan sistem distribusi batubara agar lebih tertib dan tidak mengganggu aktivitas publik. Ia menilai, selama ini lalu lintas angkutan batubara kerap menimbulkan persoalan di jalan raya, mulai dari kemacetan hingga kerusakan infrastruktur.
Menurutnya, solusi jangka panjang perlu segera direalisasikan, termasuk penyediaan jalur khusus bagi perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP). Dengan adanya jalan khusus tersebut, aktivitas angkutan batubara diharapkan tidak lagi bercampur dengan lalu lintas umum.
“Koordinasi lintas daerah sangat dibutuhkan agar permasalahan ini bisa diselesaikan secara komprehensif. Kita ingin ada sistem yang lebih tertib dan berpihak pada kenyamanan masyarakat,” ujar Helmi.
Selain membahas sektor transportasi tambang, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk berbagi inovasi kebijakan. Helmi memaparkan penerapan konsep Work From Anywhere (WFA) yang telah dijalankan di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Kebijakan tersebut dinilai mampu menekan pengeluaran anggaran tanpa mengurangi efektivitas pelayanan publik.
Ia menjelaskan bahwa WFA bukan berarti aparatur sipil negara bekerja tanpa pengawasan. Sebaliknya, pendekatan ini justru mendorong ASN untuk lebih dekat dengan masyarakat dan memahami kebutuhan di lapangan secara langsung.
“Efisiensi tetap menjadi prioritas, tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berkurang. ASN harus tetap hadir di tengah masyarakat, meskipun dengan pola kerja yang lebih fleksibel,” jelasnya.
Sementara itu, Herman Deru menegaskan bahwa kerja sama antarprovinsi merupakan kunci dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan. Ia menilai, banyak persoalan yang tidak bisa ditangani secara parsial karena melibatkan wilayah yang saling terhubung.
Menurut Herman Deru, sinergi antara Bengkulu dan Sumatera Selatan sangat penting, terutama dalam memperkuat konektivitas wilayah. Infrastruktur yang terintegrasi diyakini mampu memperlancar arus distribusi barang dan jasa sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat.
“Kita harus memperkuat koordinasi, karena dampaknya tidak hanya pada satu daerah, tetapi juga kawasan secara keseluruhan. Konektivitas yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata,” ungkapnya.
Isu konektivitas memang menjadi salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Kedua gubernur sepakat bahwa peningkatan akses transportasi antarwilayah akan memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi regional, termasuk sektor perdagangan, industri, dan pariwisata.
Lebih jauh, kerja sama ini juga diharapkan mampu menciptakan stabilitas pembangunan di kawasan perbatasan. Dengan adanya koordinasi yang kuat, berbagai kebijakan dapat diselaraskan sehingga tidak menimbulkan tumpang tindih atau hambatan di lapangan.
Pertemuan antara Helmi Hasan dan Herman Deru menjadi sinyal positif bagi penguatan hubungan antarprovinsi. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah jangka pendek, tetapi juga pada perencanaan pembangunan berkelanjutan.
Ke depan, sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan diharapkan semakin solid. Dengan kerja sama yang terarah dan berkelanjutan, kedua daerah optimistis mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra