Skip to main content

Pesan Wali Kota Weny Gaib untuk Calon Paskibraka Kotamobagu: Kedisiplinan dan Ketangguhan Adalah Kunci

Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib mengabadikan momen bersama calon Paskibraka Kotamobagu (ist)

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Wali Kota Kotamobagu,  Weny Gaib, secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Kotamobagu Tahun 2026 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu, Kamis (30/7/2026).

Sebanyak 36 putra-putri terbaik daerah siap mengemban tugas mengibarkan bendera merah putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus mendatang.

Dalam sambutannya, Weny Gaib menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para calon Paskibraka yang telah berhasil melewati proses seleksi ketat, menyisihkan hampir 200 pendaftar awal dari SMA/SMK/MA se-Kota Kotamobagu.

"Selamat kepada adik-adik yang telah berhasil lolos seleksi. Ini adalah yang terbaik di antara yang terbaik. Dari hampir 200 pendaftar, tersisa 36 peserta. Pemerintah memberikan kepercayaan besar di pundak adik-adik untuk mengemban tugas yang mulia ini," ujar Weny Gaib.

Selain itu, Kota Kotamobagu juga mengukir prestasi membanggakan. Dari empat perwakilan yang dikirim ke tingkat Provinsi Sulawesi Utara, satu di antaranya berhasil lolos mewakili Sulawesi Utara ke tingkat nasional. Sesuai ketentuan, posisi di tingkat provinsi yang ditinggalkan kemudian digantikan agar kuota perwakilan Kota Kotamobagu untuk Sulawesi Utara tetap utuh empat orang.

"Satu calon Paskibraka kita berhasil menembus tingkat nasional. Sesuai ketentuan, posisi di tingkat provinsi kita ganti sehingga kuota perwakilan Kota Kotamobagu untuk Sulawesi Utara tetap utuh empat orang. Ini pencapaian yang patut kita syukuri bersama," jelas Wali Kota.

Weny menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik yang prima, melainkan juga integritas kepribadian, mental yang kokoh, serta semangat pantang menyerah. Ia juga sempat berseloroh mengenai perubahan kondisi fisik peserta yang mulai tampak terbakar sinar matahari selama masa latihan.

"Waktu mendaftar kulitnya belum ireng begini, sekarang sudah berubah karena latihan di bawah terik matahari. Tapi perubahan ini menjadi tanda kedisiplinan dan ketangguhan. Yang laki-laki sekarang penampilannya sudah gagah seperti perwira-perwira muda," tuturnya.

Ia berharap Diklat Paskibraka ini dapat menjadi batu loncatan bagi para peserta dalam meretas cita-cita masa depan, baik menuju Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), maupun karier profesional lainnya.

"Ini bukti bahwa jejak sukses itu bisa ditapaki. Tidak ada yang mustahil. Kuncinya ada pada komitmen, kerja keras, disiplin, dan doa. Adik-adik bisa jadi perwira Akpol, Akmil, atau bahkan nanti bisa jadi Wali Kota," tambahnya.

Mengakhiri arahannya, Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana, Forkopimda, Sekda Kota Kotamobagu, pimpinan OPD, unsur TNI-Polri, serta para pembina dan pelatih. Pembukaan Diklat secara resmi ditandai dengan penyerahan peserta secara simbolis kepada tim pelatih dan pembina. 
Pewarta: Gusman 
Editing: Adi Saputra