Skip to main content

Polda Bengkulu Gencarkan Program Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu

Polda Bengkulu Gencarkan Program Bedah Rumah untuk Warga Kurang Mampu

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan melaksanakan program bedah rumah bagi warga kurang mampu. Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan yang humanis dan menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Program bedah rumah kali ini menyasar pasangan suami istri Wagijo dan Munziah, warga Komplek Transmigrasi RT 10 RW 03, Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu. Rumah mereka yang sebelumnya tidak layak huni akan dibangun ulang agar menjadi tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman.

Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar proyek insidental, melainkan sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan secara kolaboratif dengan berbagai pihak.

“Kegiatan bedah rumah ini merupakan hasil sinergi bersama para donatur seperti Baznas, REI, Forkopimda, serta stakeholder lainnya. Saat ini, program bedah rumah yang kita laksanakan telah mencapai rumah ke-56,” ujar Kapolda saat peletakan batu pertama, Senin (27/5).

Ia menambahkan, proses pembangunan rumah akan segera dipercepat dengan target penyelesaian dalam waktu satu bulan. Hal ini bertujuan agar Wagijo dan Munziah segera bisa menempati hunian yang lebih layak.

“Setelah peletakan batu pertama, kami akan percepat pengerjaannya. Mudah-mudahan dalam satu bulan rumah ini sudah selesai dan bisa langsung dihuni,” imbuhnya.

Selain program bedah rumah, Polda Bengkulu juga menggencarkan berbagai kegiatan sosial lainnya. Di antaranya adalah pembagian paket sembako, pengobatan gratis, bantuan pendidikan untuk anak-anak, hingga pemberian modal usaha bagi warga yang membutuhkan.

Kapolda berharap, bantuan-bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat dan memberikan harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang di tengah kesulitan ekonomi.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi turut hadir dan menyampaikan apresiasinya terhadap langkah konkret yang dilakukan Polda Bengkulu. Ia menyebut program bedah rumah sebagai salah satu strategi ampuh dalam mengentaskan kemiskinan.

“Ini adalah bentuk kepedulian nyata. Pemerintah Kota Bengkulu juga memiliki program serupa. Ketika semua pihak bergotong royong—baik dari Pemkot, Polda, REI, hingga Baznas—Insya Allah, semakin banyak rumah tidak layak huni yang bisa dibantu,” ujar Dedy yang akrab disapa Dewa, didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang.

Dedy juga menekankan pentingnya kolaborasi antar lembaga dan pemanfaatan berbagai instrumen pembiayaan. Menurutnya, berbagai sumber seperti APBD, Baznas, REI, hingga organisasi kemasyarakatan dapat disinergikan untuk membantu masyarakat.

“Kita punya banyak instrumen bantuan. Tinggal bagaimana semua unsur bersatu dan peka terhadap kondisi warga sekitar,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto, perwakilan DPRD Provinsi Bengkulu, jajaran Polda Bengkulu, dan sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya komitmen bersama dalam membangun kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat bawah.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra