TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Tony, menegaskan bahwa jabatan yang kini diembannya memang merupakan posisi tertinggi dalam struktur birokrasi pemerintahan. Namun demikian, ia menekankan bahwa posisi tersebut bukanlah yang terbaik secara mutlak tanpa adanya dukungan dari seluruh elemen pemerintahan.
“Menjadi Sekda adalah amanah besar. Jabatan ini memang yang tertinggi secara struktur di birokrasi, namun bukan berarti yang terbaik jika dijalankan sendiri. Saya sangat membutuhkan dukungan, kerja sama, dan sinergi dari seluruh rekan-rekan di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu agar semua tanggung jawab dan program dapat berjalan maksimal,” ujar Tony dalam suatu kesempatan bersama jajaran ASN Pemkot Bengkulu.
Tony menyampaikan bahwa tugas dan tanggung jawab sebagai Sekda sangat luas, mulai dari pengoordinasian seluruh perangkat daerah hingga memastikan seluruh kebijakan kepala daerah terlaksana dengan baik. Oleh sebab itu, ia meminta agar seluruh ASN dapat terus menjaga integritas, profesionalisme, dan kinerja yang konsisten.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam sistem pemerintahan saat ini, setiap kinerja individu ASN dan lembaga dinilai dan dievaluasi secara berkala. Dengan sistem meritokrasi yang semakin ketat, inovasi dan pencapaian nyata menjadi hal yang sangat penting.
“Kita tidak bisa bekerja seperti dulu lagi. Saat ini semua aktivitas kita diawasi dan dievaluasi. Setiap capaian memiliki indikator, dan setiap program harus bisa dipertanggungjawabkan hasilnya. Maka dari itu, saya mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan inovasi-inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” lanjutnya.
Selain itu, Tony juga berharap seluruh ASN mendukung penuh visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu. Ia menilai bahwa keberhasilan program-program pemerintah sangat ditentukan oleh sejauh mana ASN bisa bekerja secara kolektif dan terukur.
“Walikota dan Wakil Walikota sudah menyusun visi-misi yang sangat baik untuk kemajuan kota ini. Tugas kita sebagai ASN adalah membantu mewujudkannya melalui kerja nyata di lapangan. Jangan hanya bekerja formalitas, tapi benar-benar berorientasi pada hasil yang bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegas Tony.
Ia juga mengimbau seluruh pegawai untuk tidak cepat puas dengan pencapaian yang telah diraih. Menurutnya, tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan SDM yang tangguh, adaptif, dan terbuka terhadap perubahan.
Mengakhiri sambutannya, Tony menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas. Ia berkomitmen untuk menjadi pemimpin birokrasi yang terbuka terhadap kritik dan masukan demi kemajuan Kota Bengkulu.
“Kita akan terus membangun sistem kerja yang sehat, transparan, dan kolaboratif. Saya yakin, dengan kerja sama yang kuat, kita bisa menghadirkan birokrasi yang melayani dan berdampak positif bagi masyarakat,” tutupnya.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra