Skip to main content

TP PKK Kota Bengkulu Kunjungi Lapas Perempuan, Dorong Pemberdayaan Warga Binaan

Ketua TP PKK Kota Bengkulu, Ny. Dian Fitriani Wahyudi, bersama anggota saat mengunjungi Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu di Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Selasa (3/11/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempererat silaturahmi sekaligus melihat langsung kegiatan pembinaan dan pemberdayaan keterampilan warga binaan.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bengkulu, Ny. Dian Fitriani Wahyudi, bersama sejumlah anggota melakukan kunjungan silaturahmi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Bengkulu, Selasa (3/11/2026).

Kunjungan yang berlangsung di Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam mendukung pembinaan dan peningkatan kapasitas perempuan warga binaan.

Kedatangan rombongan TP PKK Kota Bengkulu disambut langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu, Suci Winarsi, beserta jajaran. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun kepedulian terhadap sesama, khususnya perempuan yang sedang menjalani masa pembinaan.

Dalam agenda tersebut, Dian Fitriani Wahyudi bersama rombongan berkesempatan melihat secara langsung berbagai program pembinaan yang telah dilaksanakan pihak lapas. Sejumlah kegiatan produktif menjadi perhatian, terutama aktivitas yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kemampuan praktis.

Beberapa bidang keterampilan yang ditinjau meliputi kerajinan membatik, tata boga, pelayanan salon, pembuatan suvenir, hingga berbagai produk kerajinan tangan. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengisi waktu dengan aktivitas positif sekaligus mempelajari kemampuan yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi.

Berbagai hasil karya yang diproduksi warga binaan memperlihatkan adanya ruang untuk mengembangkan kreativitas meskipun mereka sedang menjalani pembatasan kebebasan. Melalui pembinaan keterampilan, warga binaan diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga memiliki bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

Selain meninjau kegiatan keterampilan, rombongan TP PKK Kota Bengkulu juga melihat fasilitas klinik yang tersedia di lingkungan lapas. Keberadaan fasilitas tersebut merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Kunjungan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat kondisi pelayanan serta berbagai kebutuhan pembinaan yang dijalankan oleh Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu.

Bagi TP PKK Kota Bengkulu, pemberdayaan perempuan merupakan salah satu aspek penting dalam membangun keluarga dan masyarakat yang lebih sejahtera. Karena itu, perhatian terhadap perempuan tidak seharusnya terhenti hanya karena seseorang sedang menjalani proses hukum dan pembinaan.

Melalui komunikasi dan kerja sama antarlembaga, berbagai program pemberdayaan diharapkan dapat menjangkau kelompok perempuan yang membutuhkan dukungan, termasuk mereka yang berada di lingkungan pemasyarakatan.

Sinergi antara TP PKK dan pihak lapas juga berpotensi membuka ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta dukungan terhadap kegiatan pembinaan yang telah berjalan. Keterampilan seperti membatik, memasak, tata rias, dan kerajinan tangan dapat menjadi modal awal bagi warga binaan untuk membangun kemandirian.

Lebih dari sekadar menghasilkan produk, kegiatan tersebut memiliki nilai penting dalam membangun rasa percaya diri, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat untuk memperbaiki kehidupan.

Pembinaan yang berorientasi pada keterampilan dan kemandirian diharapkan mampu mempersiapkan warga binaan menghadapi proses kembali ke tengah masyarakat. Dengan bekal kemampuan yang dimiliki, mereka mempunyai peluang untuk mengembangkan usaha mandiri maupun berkontribusi dalam aktivitas ekonomi keluarga.

Kunjungan Ketua TP PKK Kota Bengkulu bersama jajaran ini menjadi wujud perhatian terhadap pentingnya pemberdayaan perempuan tanpa membedakan latar belakang. Dukungan dan kepedulian berbagai pihak diharapkan dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih produktif, humanis, serta memberikan harapan baru bagi warga binaan.

Dengan terjalinnya komunikasi antara TP PKK Kota Bengkulu dan Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu, peluang kerja sama ke depan diharapkan semakin terbuka. Tujuannya adalah mendorong perempuan warga binaan agar mampu mengembangkan potensi diri, memiliki keterampilan yang bermanfaat, serta lebih siap menata masa depan setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra