Skip to main content

Tujuh Anggota KPID Bengkulu Diresmikan, Fokus Bantu Rakyat Lewat Informasi

Tujuh Anggota KPID Bengkulu Diresmikan, Fokus Bantu Rakyat Lewat Informasi

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Setelah melalui rangkaian seleksi yang cukup panjang dan ketat selama beberapa bulan terakhir, tujuh orang anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu akhirnya resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang berlangsung pada Kamis (12/2) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Pelantikan ini sekaligus menandai dimulainya masa kerja para komisioner KPID Bengkulu untuk periode 2026–2029. Selama tiga tahun ke depan, mereka akan memegang tanggung jawab penting dalam mengawasi dan mengawal dunia penyiaran di daerah, baik televisi, radio, maupun platform siaran lain yang berada dalam wilayah kewenangan KPID.

Dalam sambutannya, Herwan Antoni menyampaikan ucapan selamat kepada para komisioner yang baru dilantik. Ia berharap kehadiran KPID periode ini mampu memberikan energi baru dalam membangun iklim penyiaran yang sehat, berkualitas, serta berpihak kepada kepentingan publik. Menurutnya, tantangan penyiaran saat ini tidak hanya berkaitan dengan konten, tetapi juga menyangkut etika, profesionalisme, serta dampak sosial dari informasi yang disiarkan.

Herwan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat membuka ruang kerja sama dengan KPID sebagai mitra strategis. Ia mendorong para komisioner untuk segera beradaptasi dengan tugas dan fungsi kelembagaan, serta aktif membangun komunikasi lintas sektor.

“Kita berharap para anggota KPID yang baru ini memiliki latar belakang pengalaman yang beragam, baik dari dunia politik, kepemiluan, media, maupun sektor sosial lainnya. Dengan modal tersebut, kolaborasi bersama pemerintah bisa berjalan lebih produktif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Herwan.

Lebih lanjut, Herwan mengaitkan peran KPID dengan visi besar kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian yang mengusung semangat “Bantu Rakyat”. Menurutnya, konsep membantu rakyat tidak selalu harus berbentuk bantuan materi, tetapi juga bisa diwujudkan melalui penyampaian informasi yang benar, mendidik, dan mudah diakses oleh masyarakat.

“Informasi itu sangat penting. Ketika masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang, mereka bisa mengambil keputusan dengan lebih baik. Itu juga bagian dari membantu rakyat,” tambahnya.
Herwan juga menekankan bahwa KPID diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi publik dan lembaga penyiaran. Dengan begitu, berbagai keluhan, kritik, maupun kebutuhan informasi masyarakat dapat tersalurkan secara efektif melalui media yang bertanggung jawab.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Bengkulu, Nelly Alessa, turut menyampaikan harapannya terhadap kinerja KPID periode baru. Ia menilai peran KPID sangat strategis dalam mendukung agenda pembangunan daerah, terutama dalam hal penyebaran informasi publik.

Nelly menegaskan pentingnya sinergi antara KPID dan Diskominfotik, mengingat keduanya memiliki kepentingan yang sama dalam memastikan informasi yang beredar di masyarakat bersifat edukatif, tidak menyesatkan, serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Kami berharap para komisioner yang baru ini bisa segera berkoordinasi dengan kami, terutama dalam program-program komunikasi publik dan literasi media. Tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga kolaborasi menjadi kunci utama,” ungkap Nelly.
Adapun tujuh anggota KPID Provinsi Bengkulu yang resmi dilantik adalah Amrozi, Halid Syaifullah, Henny Sulistiawati, Muhammad Misbach, Herdyan Adi Kusuma, Riski Valentika, dan Tedi Cahyono. Ketujuhnya terpilih melalui proses seleksi yang melibatkan berbagai tahapan, mulai dari administrasi, uji kompetensi, hingga wawancara.

Dengan formasi baru ini, KPID Bengkulu diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan terhadap lembaga penyiaran, menjaga kualitas dan etika konten siaran, serta mendorong terciptanya ruang publik yang sehat dan berimbang. Ke depan, KPID juga diharapkan aktif dalam meningkatkan literasi media masyarakat agar lebih kritis dalam menyikapi informasi yang diterima.
Pelantikan ini menjadi titik awal bagi KPID Provinsi Bengkulu untuk menjalankan amanah sebagai pengawal kepentingan publik di sektor penyiaran, sekaligus sebagai mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan layanan informasi yang berpihak pada rakyat.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra