Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Resmikan Central ICU RSHD, Layanan Medis Kritis Kini Terpadu dan Lebih Modern

Wali Kota Bengkulu Resmikan Central ICU RSHD, Layanan Medis Kritis Kini Terpadu dan Lebih Modern

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Pemerintah Kota Bengkulu kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pelayanan kesehatan dengan meresmikan fasilitas medis terbaru di Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD), berupa Ruang Pelayanan Central Intensive Care Unit (Central ICU).

Peresmian yang berlangsung pada awal 2026 itu menjadi tonggak penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penanganan intensif dan cepat.
Wali Kota Bengkulu bersama jajaran pejabat daerah, manajemen rumah sakit, serta tenaga medis hadir langsung dalam acara tersebut.

Peresmian Central ICU ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda bahwa sistem layanan gawat dan kritis di RSHD kini telah memasuki tahap yang lebih modern, terstruktur, dan terintegrasi.

Direktur Utama RSHD Kota Bengkulu, dr. Lista Cherylviera, menjelaskan bahwa kehadiran Central ICU merupakan realisasi dari program pengembangan fasilitas rumah sakit yang telah disusun sejak akhir 2025. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan perawatan intensif yang lebih lengkap, aman, dan berstandar tinggi.

“Konsep Central ICU ini menyatukan tiga jenis layanan perawatan intensif dalam satu kawasan terpadu, sehingga koordinasi tenaga medis, penggunaan alat, dan alur penanganan pasien bisa berjalan lebih efektif,” jelas dr. Lista.

Tiga layanan utama yang kini berada dalam satu pusat tersebut meliputi Intensive Care Unit (ICU) untuk pasien dewasa dengan kondisi kritis, Pediatric Intensive Care Unit (PICU) untuk pasien anak hingga usia 18 tahun, serta Neonatal Intensive Care Unit (NICU) bagi bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan khusus.

Dengan konsep terintegrasi, pasien dari berbagai kelompok usia yang mengalami kondisi gawat darurat atau komplikasi berat kini dapat ditangani dalam satu sistem pelayanan yang saling terhubung. Hal ini diyakini akan mempercepat proses penanganan dan meminimalkan risiko keterlambatan tindakan medis.

Menurut dr. Lista, layanan NICU sebenarnya telah tersedia sejak sebelumnya, namun kini telah mengalami peningkatan besar baik dari sisi peralatan, kapasitas ruang, maupun kualitas dukungan medis. Upgrade ini memungkinkan RSHD menangani kasus-kasus neonatal dengan tingkat kesulitan tinggi.

“Saat ini kami bahkan sedang merawat bayi dengan berat badan lahir sangat rendah, sekitar 1.000 gram. Itu membutuhkan teknologi, ketelitian, dan tim medis yang sangat siap. Dengan fasilitas baru ini, kami lebih percaya diri memberikan perawatan terbaik,” ujarnya.

Keberadaan Central ICU ini juga semakin mengukuhkan peran RSHD Kota Bengkulu sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Bengkulu. Selama ini, RSHD telah menerima banyak pasien dari kabupaten dan kota lain, terutama untuk kasus-kasus yang membutuhkan penanganan lanjutan dan peralatan khusus.
Dengan fasilitas baru tersebut, kapasitas dan kualitas layanan rujukan diharapkan meningkat secara signifikan. Masyarakat Bengkulu tidak lagi harus selalu bergantung pada rumah sakit di luar provinsi untuk mendapatkan layanan intensif, khususnya bagi bayi, anak-anak, dan pasien dewasa dengan kondisi kritis.

Wali Kota Bengkulu dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan fasilitas kesehatan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, layanan kesehatan yang kuat dan merata adalah fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Karena itu, pemerintah harus memastikan bahwa fasilitas kesehatan yang tersedia mampu memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan berkualitas. Peresmian Central ICU ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan standar layanan di Kota Bengkulu,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras jajaran RSHD, mulai dari manajemen hingga tenaga medis, yang telah berkontribusi dalam mewujudkan fasilitas ini. Pemerintah Kota Bengkulu, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan sarana dan prasarana kesehatan, baik melalui penganggaran, kebijakan, maupun kerja sama dengan berbagai pihak.
Dengan beroperasinya Central ICU, RSHD kini memiliki sistem layanan intensif yang lebih modern dan responsif.

Harapannya, fasilitas ini tidak hanya menjadi kebanggaan Kota Bengkulu, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama mereka yang sedang berjuang di kondisi paling kritis untuk mempertahankan hidup.
Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra