TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Sejumlah kecamatan di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, dilanda banjir akibat meluapnya Sungai Ketahun setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari. Salah satu daerah terdampak adalah Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya.
Berdasarkan informasi di lapangan, air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam waktu kurang dari satu jam, debit air terus meningkat hingga mencapai ketinggian sekitar 60 cm di jalan desa pada pukul 08.20 WIB, dan masih menunjukkan tren kenaikan.
Dampak banjir dirasakan langsung oleh ratusan kepala keluarga yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Ketahun. Hingga pukul 07.40 WIB, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Seorang tokoh masyarakat Desa Lemeu menyebutkan bahwa tingginya curah hujan di wilayah hulu menjadi penyebab utama meluapnya sungai. “Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu sejak subuh. Sungai Ketahun tidak mampu menampung debit air, sehingga langsung meluap ke desa,” ujarnya.
Akibat kondisi tersebut, sejumlah rumah warga mulai terendam air dan akses jalan utama desa terganggu. Warga terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang berharga serta memindahkan ternak ke lokasi yang lebih tinggi guna menghindari kerugian yang lebih besar.
Pewarta: Harlis Sang Putra
Editing: Adi Saputra