TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan pentingnya merealisasikan seluruh program pembangunan yang telah direncanakan oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Ia mengingatkan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak terjebak pada rutinitas administrasi semata, melainkan benar-benar memastikan program yang disusun dapat dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Dedy saat memberikan arahan dalam forum penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Dalam kesempatan itu, ia meminta agar setiap OPD mampu menerjemahkan rencana pembangunan ke dalam aksi nyata di lapangan, terutama program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut Dedy, perencanaan yang baik harus berangkat dari aspirasi masyarakat serta disesuaikan dengan prioritas pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa sektor infrastruktur masih menjadi salah satu fokus utama, di samping program pelayanan publik, ekonomi, sosial, dan kesejahteraan masyarakat.
“Pada intinya semua program, baik infrastruktur maupun program lain yang menjadi prioritas dan keinginan masyarakat, harus menjadi catatan bersama dan benar-benar dimasukkan dalam rencana RKPD,” ujar Dedy, Senin (15/12).
Namun demikian, Dedy memberikan catatan tegas agar RKPD tidak hanya menjadi dokumen formal yang disusun untuk memenuhi kewajiban administrasi. Ia mengingatkan bahwa rencana kerja yang disusun dengan matang akan menjadi sia-sia apabila tidak diikuti dengan pelaksanaan yang konsisten dan pengawasan yang ketat.
“Ini jangan hanya menjadi dokumen administrasi saja. Dokumen ini penting, tapi jauh lebih penting bagaimana rencana itu diwujudkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dedy menjelaskan bahwa siklus kerja pembangunan daerah harus berjalan secara utuh dan berkesinambungan melalui tiga tahapan utama, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan. Ketiga tahapan tersebut, menurutnya, tidak boleh dipisahkan satu sama lain karena saling menentukan keberhasilan pembangunan.
Ia menilai bahwa selama ini masih terdapat kecenderungan kuat pada tahap perencanaan, namun kurang optimal pada tahap pelaksanaan dan pengendalian. Padahal, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh sejauh mana program yang direncanakan dapat dieksekusi secara tepat sasaran.
“Kini kita rencanakan, lalu kita laksanakan, dan kita kontrol. Kalau hanya merencanakan tanpa dilaksanakan, tentu percuma,” kata Dedy.
Dedy juga mengingatkan para kepala OPD untuk meningkatkan koordinasi dan tanggung jawab dalam menjalankan program kerja. Ia meminta agar setiap kegiatan memiliki target yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, serta dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Bengkulu.
Menutup arahannya, Dedy berharap seluruh jajaran Pemkot Bengkulu memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada hasil. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran dan setiap program yang dijalankan harus bermuara pada manfaat nyata bagi warga.
“Rencana kerja yang baik adalah rencana yang memberi dampak langsung dan bisa dirasakan masyarakat. Itulah tujuan utama pembangunan Kota Bengkulu,” pungkasnya.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra