Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Terima Peserta Studi Lapangan PKA dan PKP, Tekankan Pentingnya Kualitas Kepemimpinan

Wali Kota Bengkulu Terima Peserta Studi Lapangan PKA dan PKP, Tekankan Pentingnya Kualitas Kepemimpinan

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>>  Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menerima secara langsung rombongan peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XI/XII dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan V Tahun 2025 se-Provinsi Bengkulu di Balai Kota Merah Putih, Kamis (2/10/2025). Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota ini disambut dengan hangat oleh jajaran Pemerintah Kota Bengkulu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Dedy menegaskan bahwa kepemimpinan tidak boleh dipandang semata-mata sebagai kedudukan atau gelar. Lebih dari itu, seorang pemimpin dituntut memiliki kualitas personal yang mumpuni serta mampu menginspirasi orang lain.

“Menjadi pemimpin itu bukan hanya soal jabatan. Yang pertama harus dipersiapkan adalah kemampuan mengeksplorasi potensi diri. Setiap orang berkesempatan menjadi pemimpin, tetapi tidak semua bisa benar-benar memimpin. Karena itu, komunikasi menjadi kunci penting. Pemimpin yang baik adalah mereka yang bisa menyampaikan pesan dengan tepat dan memengaruhi orang lain untuk bergerak bersama,” ujar Dedy.

Ia menambahkan, komunikasi yang efektif akan membentuk hubungan yang sehat antara pemimpin dan timnya. Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari capaian program kerja, tetapi juga dari kemampuan menciptakan suasana kerja yang harmonis, penuh motivasi, dan saling mendukung.

Acara ini turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Tony Elfian, beserta sejumlah pejabat tinggi pratama, para camat, hingga lurah. Kehadiran jajaran pimpinan daerah itu menjadi bukti dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan aparatur sipil negara (ASN).

Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban. Para peserta studi lapangan terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk sesi dialog dengan Wali Kota yang membahas praktik kepemimpinan dalam pemerintahan daerah. Para peserta diberi kesempatan untuk bertanya langsung mengenai pengalaman Wali Kota dalam mengelola birokrasi, membangun komunikasi dengan masyarakat, hingga mengatasi berbagai tantangan pembangunan kota.

Selain menyampaikan materi, Dedy juga mengingatkan pentingnya integritas, kepekaan sosial, dan kecepatan dalam mengambil keputusan. Ia menilai, pemimpin yang ideal adalah mereka yang mampu mendengar aspirasi, beradaptasi dengan perubahan zaman, serta berkomitmen melayani masyarakat tanpa pamrih.

“Kalau hanya pintar mengambil keputusan, itu tidak cukup. Pemimpin harus peka terhadap lingkungannya, mampu merasakan apa yang dialami masyarakat. Dengan begitu, keputusan yang diambil tidak hanya tepat, tapi juga membawa manfaat yang nyata,” tambahnya.

Kegiatan studi lapangan ini merupakan bagian dari kurikulum PKA dan PKP yang bertujuan membekali peserta dengan pengalaman nyata di lapangan. Melalui interaksi langsung dengan kepala daerah, diharapkan peserta memperoleh gambaran konkret mengenai praktik kepemimpinan di tingkat pemerintahan kota maupun kabupaten.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Wali Kota Bengkulu kepada perwakilan peserta dari kabupaten/kota lain. Penyerahan ini menjadi simbol penghargaan atas semangat kebersamaan dan kerja sama dalam membangun kapasitas kepemimpinan aparatur di Provinsi Bengkulu.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap lahir pemimpin-pemimpin baru yang memiliki integritas, kemampuan manajerial, dan jiwa pelayanan, sehingga ke depan kualitas birokrasi di daerah semakin profesional dan mampu menjawab tuntutan masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra