Skip to main content

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Pastikan Nomor WhatsApp Tak Berubah, Siap Layani Aduan Masyarakat

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Pastikan Nomor WhatsApp Tak Berubah, Siap Layani Aduan Masyarakat

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>   Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa nomor WhatsApp (WA) pribadinya tetap tidak berubah, yaitu 0811-737-766. Nomor ini digunakan sebagai sarana komunikasi langsung dengan masyarakat guna menampung berbagai keluhan dan aspirasi.

Setiap harinya, Dedy menerima ratusan pesan dari warga dengan beragam permasalahan. Mulai dari permintaan bantuan sosial, keluhan drainase yang tersumbat, pengurusan BPJS gratis, permohonan bantuan sembako, hingga aduan terkait pohon tumbang dan layanan kesehatan gratis. Bahkan, karena banyaknya pesan yang masuk, ponselnya sempat mengalami kendala teknis.

Namun demikian, Dedy tidak merasa terbebani dengan banyaknya aduan tersebut. Sebagai pemimpin Kota Bengkulu, ia merasa bertanggung jawab untuk mendengarkan dan menindaklanjuti setiap permasalahan masyarakat, sekecil apa pun itu. Baginya, kepemimpinan bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga bagaimana memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

"Nomor WA saya tetap sama dan tidak berubah. Banyak laporan masuk, mulai dari pohon tumbang hingga siring yang tersumbat. Saya berusaha menanggapi setiap pesan yang masuk agar masyarakat merasa diperhatikan. Bahkan, ada warga yang tidak percaya bahwa ini benar nomor saya, sampai mereka melakukan video call untuk memastikan," ujar Dedy.

Keputusan Dedy untuk tetap menggunakan nomor pribadinya sebagai media komunikasi dengan warga menunjukkan keterbukaan pemerintah daerah dalam melayani masyarakat. Ia menegaskan bahwa antara pimpinan dan rakyat tidak boleh ada sekat. Dengan demikian, masyarakat bisa langsung berinteraksi dengan dirinya maupun Wakil Walikota, Ronny.

"Saya dipilih oleh rakyat, dan ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Tidak boleh ada jarak antara pemimpin dan rakyatnya," tegasnya.

Dalam konteks pelayanan publik, Dedy menekankan bahwa era saat ini menuntut pejabat untuk lebih proaktif dalam melayani masyarakat. Menurutnya, di masa lalu pejabat cenderung dilayani oleh rakyat, tetapi sekarang justru sebaliknya. Pejabat harus hadir sebagai pelayan masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat.

"Dulu kita yang dilayani rakyat, sekarang kita yang harus melayani mereka. Zaman sudah berubah, dan sudah saatnya pejabat lebih mendekat kepada masyarakat," imbuhnya.

Agar program-program pemerintah berjalan optimal, Dedy mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dan berbagai pihak terkait untuk bekerja sama dengan kompak dan solid. Ia berharap seluruh aparatur pemerintah memiliki komitmen yang sama dalam membangun kota dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Jangan sampai mengecewakan rakyat. Jika rakyat kecewa, berarti kita telah gagal sebagai pemimpin. Karena itu, saya mengajak semua pihak untuk tetap tegak lurus dalam upaya membahagiakan rakyat," pungkasnya.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra