Skip to main content

Warga Kehilangan Rumah, Gubernur Beri Bantuan Tunai dan Logistik

Warga Kehilangan Rumah, Gubernur Beri Bantuan Tunai dan Logistik

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen nyata kepada masyarakat, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan turun langsung ke lokasi kebakaran di RT 4, Kelurahan Sumur Meleleh, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Kamis (10/4). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan kepada delapan kepala keluarga yang menjadi korban musibah kebakaran yang terjadi pada Senin malam, 7 April 2025.

Musibah tersebut menghanguskan delapan rumah warga dan menyebabkan kerugian yang cukup besar. Pemerintah Provinsi Bengkulu menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp25 juta untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak.

“Delapan keluarga kehilangan seluruh harta benda mereka. Kita ingin memastikan, meski ditimpa musibah, mereka tetap merasa diperhatikan dan tidak kehilangan harapan,” ungkap Gubernur Helmi Hasan di sela penyerahan bantuan.

Selain dari Pemerintah Provinsi, sebelumnya juga telah disalurkan berbagai bentuk bantuan dari Baznas, Pemerintah Kota Bengkulu, dan sejumlah lembaga lainnya. Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tidur, perlengkapan sekolah, hingga pengurusan dokumen penting yang ikut terbakar dalam insiden tersebut.

Gubernur Helmi menegaskan bahwa pemerintah akan selalu hadir dalam setiap kesulitan yang dialami masyarakat. “Pemerintah tidak akan tinggal diam. Kami langsung merespons ketika menerima laporan. Untuk proses pembangunan rumah kembali, kami juga akan bergotong royong. Pemkot Bengkulu telah menyiapkan material seperti seng dan semen, serta pakaian layak pakai. Sementara Pemprov memberikan bantuan dana tunai,” ujarnya.

Ia juga mendorong masyarakat agar tidak segan-segan melapor ketika mengalami musibah. Gubernur bahkan membuka akses langsung melalui nomor pribadinya (0811-737-646) dan siaran langsung di platform TikTok yang dilakukan setiap malam.

“Kami ingin membentuk sistem respons cepat. Semua tingkatan pemerintahan, mulai dari RT hingga provinsi, harus siaga 24 jam untuk menjamin kesejahteraan warga Bengkulu,” tutup Helmi.

Salah satu warga terdampak, Parlin Batubara, mengaku tidak mengetahui pasti penyebab munculnya api. Namun ia bersyukur atas bantuan yang diterima.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima bantuan dari Gubernur. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memulai kembali hidup dari awal,” ujar Parlin.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra