TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Perjalanan karier seseorang tidak selalu ditentukan oleh jabatan tinggi maupun status kepegawaian. Hal itu tercermin dari sosok Yuliana Sari, SH, yang selama bertahun-tahun mengabdikan diri sebagai tenaga honorer sebelum akhirnya diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfo) Provinsi Bengkulu.
Di balik statusnya yang sederhana, perempuan yang akrab disapa Yuli ini dikenal sebagai pribadi pekerja keras, disiplin, mudah bergaul, serta mampu menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan. Karakter tersebut membuatnya mendapat kepercayaan dari banyak pihak, baik rekan kerja maupun para pejabat yang pernah bekerja bersamanya.
Pernah Bertugas di Kantor PWI Provinsi Bengkulu
Pada tahun 2024, ketika masih berstatus tenaga honorer di Komisi Informasi Provinsi (KIP) Bengkulu, Yuli mendapat penugasan dari Kepala Dinas Kominfo saat itu, Oslita, untuk membantu administrasi di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu.
Meski sempat merasa berat karena harus meninggalkan tempat tugas sebelumnya, Yuli menerima keputusan tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia kemudian menjalankan amanah sebagai tenaga administrasi di kantor organisasi wartawan tersebut.
Kemampuan beradaptasi yang dimilikinya membuat Yuli cepat diterima di lingkungan baru. Berinteraksi dengan ratusan wartawan dari berbagai daerah justru menjadi pengalaman berharga yang memperluas wawasan dan jaringan pergaulannya.
Suasana kerja yang dinamis di PWI membuatnya semakin berkembang. Selain mengelola administrasi, Yuli juga aktif membantu berbagai kebutuhan teknis para wartawan, mulai dari pengelolaan website, pendataan administrasi perpajakan, hingga membantu pembuatan desain banner dan berbagai kebutuhan publikasi media.
Aktif Mendukung Program PWI Hingga Tingkat Nasional
Kontribusi Yuli tidak berhenti pada pekerjaan administrasi. Berkat dedikasi dan loyalitasnya, ia turut mendukung berbagai agenda Persatuan Wartawan Indonesia, termasuk kegiatan berskala nasional seperti Hari Pers Nasional (HPN) maupun Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang digelar di sejumlah provinsi.
Keikutsertaannya dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga yang semakin mengasah kemampuan bekerja dalam tim, mengelola administrasi, hingga mendukung kelancaran pelaksanaan berbagai kegiatan organisasi.
Rekan-rekan wartawan pun mengenalnya sebagai sosok yang ramah, ringan tangan, serta selalu siap membantu tanpa membedakan siapa pun yang membutuhkan bantuan.
Kembali Mengabdi di KIP Bengkulu
Setelah kepengurusan Komisi Informasi Provinsi Bengkulu dipimpin oleh Junaidi bersama jajaran komisioner yang baru pada 2024, Yuliana kembali ditugaskan ke KIP Bengkulu sebagai tenaga administrasi.
Di tempat tugas tersebut, ia tetap menunjukkan konsistensi dalam bekerja. Disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan baik menjadi nilai tambah yang terus melekat pada dirinya.
Tanpa banyak diketahui publik, proses penilaian terhadap kinerja ASN maupun PPPK Paruh Waktu di lingkungan Kominfo Provinsi Bengkulu terus dilakukan secara objektif.
Raih Predikat PPPK Paruh Waktu Terbaik
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu, dr. Nelly Alesa, melakukan evaluasi terhadap kinerja pegawai yang bertugas di lingkungan Kominfo, termasuk yang ditempatkan di KIP dan KPID.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, nama Yuliana Sari berhasil masuk sebagai salah satu nominasi perwakilan dari KIP dan KPID. Berkat dedikasi, integritas, disiplin, dan semangat pengabdiannya, ia akhirnya berhasil meraih predikat sebagai PPPK Paruh Waktu Terbaik.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketulusan dalam menjalankan tugas tidak pernah sia-sia. Prestasi dapat diraih oleh siapa saja, tanpa memandang status maupun posisi jabatan.
Keberhasilan Yuliana diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh aparatur pemerintah, baik ASN, PPPK, maupun tenaga pendukung lainnya, agar terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bagi Yuli, menjadi aparatur pemerintah bukan sekadar mengejar status kepegawaian, melainkan bagaimana setiap amanah dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta memberikan manfaat nyata bagi banyak orang. Semangat pengabdian seperti inilah yang akhirnya mengantarkannya meraih penghargaan sebagai PPPK Paruh Waktu Terbaik di lingkungan Kominfo Provinsi Bengkulu.
Pewarta: Amg