TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Keluhan terkait jalan rusak semakin ramai terdengar, terutama di media sosial seperti TikTok dan sebagainya. Berbagai unggahan menampilkan kondisi jalan yang rusak, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten Bengkulu. Salah satu lokasi yang mendapat sorotan adalah di RT 08, Kelurahan Sukamerindu, tepatnya di Jalan Basuki Rahmat, Gang Masjid Awaludin, yang hingga kini tak kunjung diperbaiki meski telah puluhan tahun rusak.
Aminudin, salah seorang warga RT 08, mengungkapkan kekecewaannya terkait kondisi jalan tersebut. "Kalau soal perbaikan jalan, kami hanya bisa pasrah. Kalau diperbaiki, Alhamdulillah. Kalau tidak, ya mungkin kami belum merasakan ‘seribu jalan mulus’ yang dulu sering dijanjikan Pak Helmi Hasan selama 10 tahun menjabat,” katanya.
Aminudin menjelaskan, warga telah berupaya maksimal agar jalan tersebut diperbaiki. “Kami sudah memasukkan berbagai proposal ke DPUR Kota Bengkulu dan DPRD, khususnya ke Komisi yang menangani infrastruktur di dapil Sungai Serut. Kalau ditimbang, mungkin proposal kami sudah mencapai berkilo-kilo. Bahkan, dewan pernah turun langsung sidak ke lokasi, tapi hasilnya nihil. Entah kenapa tidak ada tindak lanjut, mungkin lebih baik tanyakan langsung ke mereka,” tambahnya.
Lebih lanjut, Aminudin merasa sangat kecewa dengan kinerja Pemerintah Kota Bengkulu yang selama 10 tahun masa kepemimpinan Helmi Hasan tidak memperhatikan jalan tersebut. “Padahal, sudah berkali-kali kami ajukan permohonan melalui dinas terkait, tapi tidak pernah digubris,” ujarnya dengan nada kecewa.
Menurutnya, kondisi jalan di Gang Masjid Awaludin ini memiliki panjang sekitar 50 meter dan menjadi akses utama bagi warga sekitar. Terlebih, jalan tersebut sangat vital karena menjadi jalur menuju Masjid Awaludin, tempat ibadah warga setempat. Aminudin mengungkapkan bahwa saat musim hujan, jalan ini menjadi sangat berbahaya karena licin dan berlubang, sehingga mengancam keselamatan warga yang melintas.
“Miris sekali, jalan menuju masjid saja tidak diperhatikan. Masa jabatan Pak Helmi Hasan sudah selesai, tapi jalan di sini tetap saja tidak pernah disentuh perbaikan. Kami sebagai warga tidak pernah diberi alasan kenapa jalan ini diabaikan,” jelas Aminudin.
Ia juga menegaskan bahwa sekitar 40 kepala keluarga di RT 08 Sukamerindu merasa kecewa dengan berbagai janji yang tidak ditepati. "Kami sudah terlanjur kecewa dengan janji manis dari pemimpin sebelumnya. Ke depan, kami tidak akan lagi memilih pemimpin yang hanya memberikan janji tanpa tindakan. Kami tidak mau lagi diperlakukan tidak adil oleh pemimpin yang menelantarkan warganya," tutupnya dengan tegas.
Warga berharap agar pemerintah selanjutnya dapat memberikan perhatian lebih kepada infrastruktur di daerah mereka, terutama untuk akses jalan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
Pewarta : aMg
Editing:AdiSaputra