Skip to main content

Andi Saputra: Dana Tahun Baru Lebih Baik untuk Korban Bencana

Andi Saputra: Dana Tahun Baru Lebih Baik untuk Korban Bencana

TEROPONGPUBLIK.CO.ID - Anggota DPRD Kota Bengkulu, Andi Saputra, mengimbau Pemerintah Kota Bengkulu bersama seluruh jajarannya serta masyarakat untuk meniadakan perayaan malam Tahun Baru yang bernuansa hura-hura. Imbauan tersebut disampaikan dalam instruksi saat rapat paripurna DPRD Kota Bengkulu sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap musibah yang tengah melanda sejumlah daerah di Indonesia.

Andi Saputra menyampaikan, saat ini saudara-saudara di beberapa wilayah seperti Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan daerah sekitarnya sedang menghadapi cobaan berat akibat bencana alam. Kondisi tersebut seharusnya menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian sosial, khususnya menjelang pergantian tahun.

“Dalam situasi seperti ini, saya mengimbau agar malam Tahun Baru tidak dirayakan dengan kegiatan hura-hura seperti konser besar-besaran, pesta kembang api, atau kegiatan seremonial yang bersifat euforia berlebihan,” ujar Andi Saputra saat menyampaikan pandangannya di hadapan forum paripurna.

Menurutnya, perayaan yang berlebihan tidak sejalan dengan nilai kepekaan sosial, terlebih ketika sebagian masyarakat Indonesia sedang berjuang menghadapi dampak bencana. Ia menegaskan, semangat kebersamaan dan kemanusiaan harus lebih dikedepankan daripada hiburan semata.
Lebih lanjut, Andi Saputra mengajak Pemerintah Kota Bengkulu dan masyarakat untuk mengalihkan anggaran maupun dana pribadi yang biasanya digunakan untuk perayaan malam Tahun Baru ke kegiatan yang lebih bermanfaat. Dana tersebut, kata dia, dapat disalurkan dalam bentuk bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana di daerah terdampak.

“Kita alihkan energi dan keuangan kita untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi mereka yang saat ini membutuhkan uluran tangan,” tambahnya.

Sebagai alternatif, Andi Saputra juga mendorong dilaksanakannya kegiatan yang lebih bernilai spiritual dan reflektif, seperti doa bersama dan muhasabah. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi momentum untuk mendoakan keselamatan bangsa, memperkuat keimanan, serta merefleksikan perjalanan hidup dan tanggung jawab sosial sebagai warga negara.

Ia berharap, doa dan muhasabah bersama dapat dilaksanakan secara sederhana namun khidmat, melibatkan unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum. Dengan cara ini, pergantian tahun tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.

Andi Saputra menegaskan bahwa imbauan ini bukan bertujuan untuk membatasi kebahagiaan masyarakat, melainkan mengajak semua pihak untuk lebih peka terhadap kondisi sesama. “Kepedulian sosial adalah cerminan dari kematangan sebuah masyarakat. Semoga Kota Bengkulu dapat menjadi contoh dalam menumbuhkan nilai empati dan solidaritas,” pungkasnya.

Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra