TEROPONGPUBLIK.CO.ID >>><<< Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-52, kegiatan bakti sosial digelar dengan penuh semangat di lingkungan RSKJO Soeprapto Bengkulu pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian tenaga perawat terhadap kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat peran profesi dalam pembangunan bangsa.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Zahirman Aidi. Kehadirannya menandai dukungan pemerintah daerah terhadap kontribusi tenaga kesehatan, khususnya perawat, dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama yang diikuti oleh masyarakat umum dan tenaga kesehatan. Suasana kebersamaan tampak begitu kental, mencerminkan semangat kolaborasi antara tenaga medis dan warga dalam menjaga pola hidup sehat.
Mengusung tema “Perawat Profesional sebagai Modal Ekonomi Bangsa untuk Kesejahteraan Rakyat”, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan kesehatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di antaranya adalah pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan umum, serta konsultasi kesehatan jiwa tanpa biaya.
Selain itu, panitia juga menggelar sunatan massal gratis yang diikuti oleh sejumlah anak dari berbagai wilayah di Kota Bengkulu. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang sangat membantu masyarakat, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Tak kalah penting, kegiatan donor darah turut menjadi bagian dari bakti sosial tersebut. Partisipasi masyarakat dan tenaga kesehatan dalam aksi kemanusiaan ini cukup tinggi, menunjukkan kesadaran bersama akan pentingnya ketersediaan stok darah bagi kebutuhan medis.
Anggota DPD RI, Destita Khairilisani, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi atas dedikasi para perawat. Ia menilai bahwa peran perawat tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam sektor kesehatan masyarakat.
Menurutnya, tenaga perawat merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan profesionalisme perawat menjadi hal yang sangat penting untuk terus didorong.
Kegiatan ini berlangsung dengan meriah dan penuh antusiasme dari masyarakat. Sejak pagi hingga siang hari, warga terus berdatangan untuk memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran program seperti ini sangat dibutuhkan dan memberikan dampak positif secara langsung.
Momentum peringatan HUT PPNI ke-52 ini juga menjadi refleksi bagi seluruh tenaga perawat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Perawat tidak hanya berperan sebagai tenaga medis, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Upaya bersama ini menjadi kunci dalam mewujudkan derajat kesehatan yang lebih tinggi serta kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra