Skip to main content

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hadiri Haflah Akhirussanah ke-20 Ponpes Hidayatul Muhtadien

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hadiri Haflah Akhirussanah ke-20 Ponpes Hidayatul Muhtadien

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menghadiri acara Tasyakuran Haflah Akhirussanah ke-20 yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Hidayatul Muhtadien. Acara tersebut berlangsung dengan khidmat di lapangan utama pesantren, Minggu (tanggal acara).

Haflah Akhirussanah ini merupakan tradisi tahunan yang menandai kelulusan santri setelah menempuh pendidikan di pondok pesantren. Selain sebagai ajang syukuran, acara ini juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antara keluarga santri, pengurus pesantren, dan masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Khairil Anwar menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Hidayatul Muhtadien atas dedikasi mereka dalam mencetak generasi muda yang berakhlak, berilmu, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Ia menekankan pentingnya pendidikan berbasis agama sebagai pondasi moral yang kuat dalam membangun karakter generasi bangsa.

"Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual. Santri yang lulus dari sini diharapkan mampu menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat," ujar Khairil.

Acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari para santri, seperti pembacaan ayat suci Al-Qur'an, pidato tiga bahasa (Indonesia, Arab, dan Inggris), serta pentas seni islami. Suasana penuh haru terasa saat prosesi wisuda santri berlangsung, di mana para orang tua menyaksikan putra-putri mereka menerima sertifikat kelulusan.

Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Muhtadien, Ustaz Muhammad Ridwan, dalam pidatonya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut. Ia berharap para santri yang telah lulus dapat terus mengamalkan ilmu yang diperoleh di masyarakat dan tetap menjaga nilai-nilai pesantren.

"Kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang. Jadilah insan yang bermanfaat di mana pun kalian berada, tetap rendah hati, dan teruslah belajar sepanjang hayat," pesan Ustaz Ridwan.

Acara diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah antara para tamu undangan, pengurus pesantren, serta keluarga santri. Tasyakuran ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga pengingat bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak positif bagi individu dan masyarakat secara luas.

Pewarta : Herdianson

Editing : Adi Saputra