Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Lepas Jemaah Haji 2026, Titip Doa untuk Keselamatan dan Kemajuan Daerah

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi melepas jemaah haji 2026 di Pendopo Merah Putih, menitipkan doa khusus untuk keselamatan dan kemajuan Kota Bengkulu.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Suasana penuh khidmat dan haru menyelimuti Pendopo Merah Putih, Selasa (21/4/2026), saat Pemerintah Kota Bengkulu secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji menuju Tanah Suci. Momen sakral ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang hadir bersama istri serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan Kementerian Agama.

Prosesi pelepasan berlangsung tertib dan sarat makna. Ratusan keluarga turut hadir mengantar sanak saudara mereka yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Isak haru dan doa mengiringi langkah para calon tamu Allah yang bersiap menjalani perjalanan spiritual ke Mekkah dan Madinah.

Dalam sambutannya, Dedy Wahyudi menyampaikan pesan khusus yang menjadi sorotan. Ia tidak hanya mendoakan kelancaran ibadah para jemaah, tetapi juga menitipkan harapan besar agar mereka turut mendoakan Kota Bengkulu selama berada di Tanah Suci.

“Selain mendoakan diri sendiri dan keluarga, kami berharap para jemaah juga menyisipkan doa untuk Kota Bengkulu. Semoga daerah kita selalu dalam lindungan Allah, dijauhkan dari bencana, dan terus berkembang menjadi kota yang lebih baik,” ujar Dedy.

Pesan tersebut disampaikan dengan penuh ketulusan, mencerminkan harapan pemerintah daerah agar keberangkatan jemaah haji tidak hanya menjadi perjalanan ibadah pribadi, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat luas.

Tidak hanya itu, Dedy juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji yang cukup padat dan membutuhkan stamina prima. Ia mengimbau para jemaah untuk mengikuti arahan petugas serta menjaga kebersamaan selama berada di Tanah Suci.

Menurutnya, kondisi fisik yang prima akan sangat menentukan kelancaran dalam menjalankan ibadah, mulai dari wukuf di Arafah hingga rangkaian ibadah lainnya. Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalani setiap tahapan dengan lancar tanpa hambatan berarti.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam beribadah. Kami juga berharap semuanya dapat kembali ke tanah air dengan selamat serta meraih predikat haji yang mabrur,” tambahnya.

Suasana semakin emosional ketika para jemaah berpamitan dengan keluarga. Tangis haru pecah di beberapa sudut pendopo, menggambarkan betapa besar makna perjalanan ibadah ini bagi setiap individu yang berangkat.

Bagi sebagian jemaah, kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan penantian panjang yang akhirnya terwujud. Tidak sedikit yang harus menunggu bertahun-tahun hingga mendapatkan giliran keberangkatan. Oleh karena itu, momen pelepasan ini menjadi sangat istimewa dan penuh rasa syukur.

Kehadiran berbagai pihak dalam acara tersebut menunjukkan dukungan penuh pemerintah dan masyarakat terhadap para jemaah. Sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan stakeholder lainnya diharapkan dapat memastikan seluruh proses keberangkatan hingga kepulangan berjalan dengan lancar.

Selain sebagai seremoni resmi, kegiatan ini juga menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas masyarakat Kota Bengkulu. Doa yang dipanjatkan tidak hanya untuk keselamatan para jemaah, tetapi juga untuk keberkahan dan kemajuan daerah.

Dengan penuh harap, seluruh masyarakat Bengkulu menantikan kepulangan para jemaah dengan membawa cerita spiritual dan keberkahan dari Tanah Suci. Pemerintah kota pun optimistis bahwa doa-doa yang dipanjatkan di tempat paling mustajab akan membawa dampak positif bagi kehidupan sosial dan pembangunan di Bengkulu ke depan.

Keberangkatan jemaah haji tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai religius, persatuan, serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra