TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali memperkuat dukungan terhadap dunia pendidikan melalui penyediaan fasilitas transportasi bagi perguruan tinggi. Kali ini, satu unit Bus Rapid Transit (BRT) milik Pemprov Bengkulu dipinjamkan kepada Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) untuk menunjang aktivitas mahasiswa dan sivitas akademika.
Penyerahan kendaraan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Enggano, Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Selasa (6/10/2026). Prosesi ditandai dengan penandatanganan dokumen serah terima pinjam pakai antara Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni dan Kepala Biro Umum UMB Mukhlizar.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu Hendri Kurniawan bersama jajaran pemerintah daerah serta perwakilan Universitas Muhammadiyah Bengkulu turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Herwan Antoni mengatakan fasilitas transportasi tersebut diberikan sebagai bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan mahasiswa. Menurut dia, keberadaan kendaraan operasional menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung berbagai aktivitas pendidikan yang berlangsung di luar lingkungan kampus.
Ia menjelaskan, kebijakan pemanfaatan armada BRT dengan mekanisme pinjam pakai bukan kali pertama dilakukan Pemprov Bengkulu. Sejumlah daerah sebelumnya juga telah memperoleh dukungan serupa sesuai kebutuhan masyarakat dan pemerintah setempat.
Beberapa wilayah yang telah memanfaatkan skema tersebut antara lain Pulau Enggano, Rejang Lebong, Seluma, Kaur dan Bengkulu Selatan.
Herwan menegaskan, fasilitas milik pemerintah daerah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kendaraan operasional, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Untuk UMB, armada itu secara khusus diarahkan untuk membantu kegiatan mahasiswa maupun tenaga pendidik.
“Pemerintah daerah ingin memberikan dukungan terhadap mahasiswa, pelajar dan masyarakat yang membutuhkan sarana transportasi untuk kegiatan positif,” kata Herwan.
Menurutnya, aktivitas mahasiswa di luar kampus cukup beragam. Mulai dari kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, organisasi kemahasiswaan hingga agenda sosial. Karena itu, tersedianya kendaraan bersama dapat membantu mengurangi kendala transportasi yang selama ini dihadapi mahasiswa.
Herwan berharap pengelolaan dan pemanfaatan BRT tersebut dilakukan secara optimal sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh keluarga besar UMB.
Ia juga menilai kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu terus dikembangkan. Dukungan terhadap sektor pendidikan, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga mencakup penyediaan fasilitas yang menunjang aktivitas mahasiswa.
Dari pihak UMB, Kepala Biro Umum Mukhlizar menyampaikan penghargaan kepada Pemprov Bengkulu yang telah memberikan fasilitas kendaraan melalui mekanisme pinjam pakai.
Mukhlizar mengatakan, armada tersebut akan digunakan untuk mendukung mobilitas mahasiswa dalam mengikuti berbagai kegiatan di luar kampus. Selama ini, mahasiswa yang menjalankan agenda eksternal terkadang harus menggunakan kendaraan pribadi atau mencari alternatif transportasi lain.
Dengan adanya BRT, pihak kampus berharap kebutuhan tersebut dapat ditangani dengan lebih baik. Selain memberikan kemudahan, kendaraan tersebut juga dapat menjadi fasilitas bersama yang menunjang pelaksanaan program kampus.
“Bus ini nantinya akan kami manfaatkan sebagai kendaraan operasional mahasiswa untuk berbagai kegiatan di luar kampus,” ujar Mukhlizar.
Penyerahan BRT kepada UMB sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai bentuk dukungan yang memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dan masyarakat.
Dengan hadirnya fasilitas transportasi tersebut, aktivitas sivitas akademika UMB diharapkan menjadi lebih mudah, terjangkau dan terorganisasi, terutama ketika harus menjalankan kegiatan yang berada di luar kawasan kampus.
Pewarta :Amg
Editing : Adi Saputra