TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kota Bengkulu kembali diuji oleh cuaca ekstrem. Hujan deras yang disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah pada Selasa sore (20/1/2026), menyebabkan pohon tumbang di berbagai titik dan mengganggu aktivitas masyarakat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mencatat sedikitnya terdapat 11 lokasi kejadian pohon tumbang akibat terjangan angin badai.
Peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung cukup singkat, namun dampaknya terasa di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman. Beberapa pohon berukuran besar dilaporkan roboh hingga menutup akses jalan, sementara fasilitas umum turut terdampak, termasuk tenda pos penjagaan milik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berada di depan Mega Mall Kota Bengkulu.
Menanggapi kejadian tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu bergerak cepat dengan menurunkan Tim Rescue gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Tim langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat, evakuasi pohon tumbang, serta memastikan akses lalu lintas kembali normal.
Kepala BPBD Kota Bengkulu, Made Ardana, menjelaskan bahwa pembagian tugas dilakukan agar proses evakuasi berjalan efektif dan cepat. BPBD fokus menangani lokasi-lokasi yang memiliki tingkat risiko tinggi, sementara instansi lain membantu di titik berbeda sesuai kebutuhan di lapangan.
“Sejak menerima laporan, tim langsung bergerak dan menyebar ke beberapa wilayah. BPBD menangani pohon tumbang di Kelurahan Kandang Limun serta kawasan Danau Dendam Tak Sudah. Dinas Lingkungan Hidup melakukan evakuasi di Jalan Batang Hari tepatnya di simpang Tugu Veteran, sedangkan Damkar menangani kejadian di wilayah Kelurahan Kandang,” ujar Made.
Ia menambahkan, dari total 11 titik pohon tumbang yang terdata, sembilan lokasi telah berhasil ditangani hingga Selasa malam. Sementara dua titik lainnya masih dalam proses evakuasi karena kondisi medan dan ukuran pohon yang cukup besar.
“Selain pohon tumbang, kami juga mencatat robohnya tenda pos penjagaan Satpol PP di depan Mega Mall akibat terjangan angin kencang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya.
Adapun sejumlah titik pohon tumbang yang telah berhasil dievakuasi antara lain di Jalan Batang Hari, Kelurahan Kandang, kawasan Batang Hari Nusa Indah, halaman Kantor BPSPK di Jalan Jeruk, Talang Kering, serta wilayah Kelurahan Anggut. Sementara itu, beberapa lokasi yang sempat dalam proses penanganan meliputi Kelurahan Sukamerindu, Sungai Serut, Pasar Baru, kawasan Jenggalu dekat SMA Negeri 7 Kota Bengkulu, serta Kelurahan Malabero.
Seiring dengan masih berpotensinya cuaca ekstrem, BPBD Kota Bengkulu mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada. Warga diminta menghindari area yang berpotensi rawan bencana hidrometeorologi, seperti kawasan pesisir pantai, bantaran sungai, serta lokasi yang dipenuhi pepohonan besar.
“Masyarakat kami harapkan lebih berhati-hati, terutama saat hujan lebat disertai angin. Jika terjadi kejadian darurat, segera laporkan kepada RT, RW, lurah setempat, atau langsung menghubungi Call Center 112 agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkas Made Ardana.
Pemerintah Kota Bengkulu memastikan akan terus memantau perkembangan cuaca dan kesiapsiagaan personel di lapangan demi menjaga keselamatan warga serta meminimalkan dampak bencana.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra