TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu mengajukan usulan bantuan kendaraan operasional pengangkut sampah ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Usulan ini disampaikan melalui proposal resmi yang diterima langsung oleh Kepala Biro Perencanaan Kementerian Lingkungan Hidup, Noor Andi Kusumah.
Kepala DLH Kota Bengkulu, Riduan, menjelaskan bahwa pengajuan tersebut mencakup lima unit dump truck dan sepuluh unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah. "Insyaallah, usulan kita akan masuk dalam pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nasional untuk tahun anggaran 2026," ungkap Riduan.
Dalam kesempatan yang sama, DLH Kota Bengkulu juga mengadakan diskusi dengan pihak kementerian mengenai pengelolaan bank sampah, pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta sosialisasi pemilahan sampah di tingkat masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengatasi permasalahan sampah di Kota Bengkulu.
Riduan menekankan bahwa bantuan kendaraan operasional ini akan sangat membantu dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Kota Bengkulu. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. "Kami berharap masyarakat dapat terus berpartisipasi dengan memilah sampah dari sumbernya, sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan," tambahnya.
Pemerintah Kota Bengkulu terus mendorong agar setiap kelurahan memiliki setidaknya satu bank sampah. Dengan adanya bank sampah, pengelolaan sampah dapat lebih terorganisir, dimulai dari tingkat kelurahan, RT, hingga RW. Langkah ini diyakini mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), seperti TPA Cempaka Permai, Lempuing, dan wilayah lainnya.
Riduan juga menyebutkan bahwa keberadaan bank sampah tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Sampah yang terpilah dapat didaur ulang atau dijual, sehingga menciptakan peluang usaha baru di tingkat lokal.
Untuk diketahui, kunjungan kerja (kunker) ke Kementerian Lingkungan Hidup ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, didampingi oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda), beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Pemerintah Kota Bengkulu lainnya.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan pengelolaan sampah di Kota Bengkulu dapat berjalan lebih optimal. Pemerintah Kota Bengkulu pun berkomitmen untuk terus menggalakkan program-program yang mendukung pengelolaan lingkungan yang bersih dan sehat bagi seluruh warganya.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra