Skip to main content

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Serahkan Penghargaan TPID dan TP2DD Terbaik Tahun 2022

Penghargaan ini, berdasarkan penilaian dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), diserahkan langsung oleh Gubernur Rohidin kepada Kabupaten/Kota yang berhasil menonjol dalam pengendalian inflasi.di Balai Raya Semarak Bengkulu pada Selasa (5/12/2023)(ft : Herdianson teropongpublik.co.id )

TEROPONGPUBLIK.CO.ID >><< Penjabat Bupati Bengkulu Tengah, Dr. Heriyandi Roni, M.Si., dan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eka Nurmaeni, S.E., M.Pd., menghadiri acara Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Balai Raya Semarak Bengkulu pada Selasa (5/12/2023). Gubernur Bengkulu, Dr.drh. H. Rohidin Mersyah, memimpin rapat tersebut yang menjadi panggung pemberian penghargaan prestisius bagi Kabupaten/Kota atas kinerja luar biasa mereka sebagai TPID terbaik tahun 2022.

Penghargaan ini, berdasarkan penilaian dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), diserahkan langsung oleh Gubernur Rohidin kepada Kabupaten/Kota yang berhasil menonjol dalam pengendalian inflasi. Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga memberikan Penghargaan Champion kepada Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) terbaik, mempertegas komitmen dalam menghadirkan transformasi digital di wilayah tersebut.

Rapat koordinasi yang dihadiri oleh Forkopimda Provinsi, perwakilan Bank Indonesia (BI), serta Kepala Daerah se-Provinsi, tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk penandatanganan MoU Kerjasama Antar Daerah (KAD) oleh 9 Kabupaten, serta penyerahan perpanjangan bantuan pangan bulan Desember 2023 bagi Kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

Dalam arahannya, Gubernur Rohidin Mersyah menekankan pentingnya sinergi dan inovasi dalam menjaga stabilitas harga serta mengoptimalkan digitalisasi di Provinsi Bengkulu. "TPID di masing-masing daerah perlu memperkuat sinergi dalam menekan tingginya angka inflasi, terutama menjelang perayaan natal dan tahun baru ini," ujar beliau.

Beliau juga menyoroti peningkatan konsumsi masyarakat sebagai faktor krusial yang berpengaruh pada angka inflasi daerah. "Diharapkan TPID di masing-masing daerah dapat memastikan ketersediaan komoditas yang dibutuhkan masyarakat dengan harga yang terjangkau. Operasi pasar dan bantuan pangan dari pemerintah juga harus diadakan," tambahnya.

Rakor ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan stabilitas ekonomi melalui kerja sama lintas sektor dan penerapan teknologi. Diharapkan, sinergi antar daerah ini akan terus ditingkatkan guna menjaga stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat Provinsi Bengkulu.

Pewarta :Herdianson

Editing : Adi Saputra