Skip to main content

Gubernur Bengkulu Serahkan Pengelolaan Sejumlah Aset ke Pemkot Bengkulu

Gubernur Bengkulu Serahkan Pengelolaan Sejumlah Aset ke Pemkot Bengkulu.#Helmi Hasan#Dedy Wahyudi.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   >>><<<  Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, mengonfirmasi bahwa sejumlah aset milik Pemerintah Provinsi Bengkulu akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Bengkulu. Beberapa aset tersebut meliputi Bundaran Fatmawati beserta patungnya, kawasan Pantai Panjang, Gedung Mess Pemda, serta Taman Remaja.

Menurut Helmi, keputusan ini diambil berdasarkan permintaan langsung dari Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, yang telah menyampaikan permohonan baik secara lisan maupun tertulis. Helmi mengakui bahwa ia merasa sulit untuk menolak permintaan tersebut karena situasi serupa pernah ia alami ketika menjabat sebagai wali kota.

"Saya merasa berat untuk menolak permintaan ini. Sewaktu saya menjabat sebagai wali kota, saya juga pernah meminta hal serupa kepada gubernur saat itu. Oleh karena itu, ketika Wali Kota Dedy Wahyudi bersurat langsung kepada saya mengenai pengelolaan Bundaran Fatmawati, saya langsung menyetujuinya," ujar Helmi Hasan.

Selain Bundaran Fatmawati, aset lain seperti Pantai Panjang, Mess Pemda, dan Taman Remaja juga akan dialihkan pengelolaannya ke Pemerintah Kota Bengkulu. Helmi berharap dengan dikelolanya aset-aset tersebut oleh pemerintah kota, akan ada peningkatan dalam pemanfaatan dan pengelolaannya sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Silakan dikelola oleh pemerintah kota. Contohnya Taman Remaja, jika sudah tertata dengan baik dan ramai dikunjungi, maka dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Bengkulu. Semua aset yang kami serahkan ini bersifat permanen dan tidak akan diambil kembali," jelasnya.

Namun, untuk pengelolaan Taman Remaja, Helmi meminta Pemkot Bengkulu untuk menunggu sementara waktu. Hal ini dikarenakan Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana menghadirkan satwa terlebih dahulu sebelum secara resmi menyerahkan pengelolaannya.

"Kami akan menghadirkan satwa-satwa terlebih dahulu di Taman Remaja agar nantinya tempat ini lebih menarik dan memiliki nilai edukasi bagi masyarakat. Setelah itu, baru kita serahkan pengelolaannya kepada pemerintah kota," tambah Helmi.

Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, telah merancang konsep penataan untuk kawasan Taman Remaja. Salah satu rencana yang akan direalisasikan adalah pembangunan jogging track dan pengadaan satwa hidup di dalam kawasan tersebut.

"Kami ingin menjadikan Taman Remaja sebagai ruang hijau yang asri dan nyaman bagi warga Bengkulu. Nantinya akan ada jogging track dan juga satwa hidup, bukan hanya sekadar patung binatang. Gambaran besarnya, kawasan ini akan menjadi seperti hutan raya yang bisa dinikmati oleh masyarakat," ungkap Dedy.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan aset-aset yang dialihkan pengelolaannya ke Pemerintah Kota Bengkulu dapat lebih optimal dalam penggunaannya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

 Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra