TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Gubernur Bengkulu Helmi Hasan secara resmi meluncurkan Rumah Aspirasi Bantu Rakyat yang berlokasi di Balai Raya Semarak, Kota Bengkulu. Peresmian ini ditandai dengan acara sederhana yang dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu serta Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi.
Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan bahwa Rumah Aspirasi Bantu Rakyat merupakan hasil dari gagasan dan inisiatif para pemuda Bengkulu yang kemudian direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi. Menurutnya, keberadaan rumah aspirasi ini akan menjadi ruang terbuka bagi seluruh masyarakat untuk menyampaikan keluhan, masukan, hingga solusi atas persoalan yang mereka hadapi.
“Rumah Aspirasi Bantu Rakyat ini kami pandang sebagai salah satu solusi agar pemerintah bisa lebih terbuka dalam mendengar dan menyerap aspirasi dari masyarakat,” ujar Helmi Hasan di hadapan para tamu undangan.
Helmi menegaskan bahwa Pemprov Bengkulu menyadari pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pemuda, dalam proses pembangunan daerah. Ia mengakui, tanpa keterlibatan masyarakat secara langsung, kinerja pemerintahan tidak akan berjalan efektif dan maksimal.
“Pemerintahan tidak bisa berjalan sendiri. Maka kolaborasi dengan seluruh stakeholder adalah kunci. Rumah aspirasi ini akan menjadi ruang partisipatif yang memberikan ruang kritik dan saran secara langsung dari masyarakat kepada pemerintah,” jelas Helmi.
Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa Rumah Aspirasi Bantu Rakyat juga akan berfungsi sebagai forum evaluasi kinerja para pejabat publik. Melalui forum ini, masyarakat dapat menilai langsung sejauh mana pejabat yang bersangkutan menjalankan tugasnya.
“Forum ini bisa menjadi alat ukur bagi masyarakat, apakah pejabat yang mereka percayai sudah bekerja maksimal atau belum. Jika ada evaluasi atau kritikan, maka akan disampaikan secara terbuka. Jadi tidak ada lagi yang ditutupi. Inilah wujud transparansi dan akuntabilitas yang ingin kami bangun bersama masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan Rumah Aspirasi tersebut dan mengizinkan penggunaan Balai Raya Semarak sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan.
“Silakan gunakan Balai Raya Semarak ini. Forum ini terbuka bagi siapa saja, tanpa batasan golongan atau latar belakang. Mari kita jadikan tempat ini sebagai rumah bersama untuk saling mendengar dan mencari solusi,” ungkap Helmi.
Sementara itu, kehadiran Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dalam peresmian ini menunjukkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kota dalam upaya menciptakan pelayanan publik yang lebih baik. Dedy juga menyambut baik hadirnya rumah aspirasi ini sebagai salah satu bentuk inovasi pelayanan yang partisipatif.
Dengan diresmikannya Rumah Aspirasi Bantu Rakyat, Gubernur berharap masyarakat Bengkulu semakin aktif dalam menyampaikan gagasan dan turut serta mengawal kebijakan publik demi kemajuan daerah. Pemerintah pun berkomitmen untuk menjadikan masukan masyarakat sebagai dasar dalam penyusunan dan pelaksanaan program pembangunan ke depan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra