Skip to main content

Pemkot Bengkulu Tegaskan Program Open Karier Wajib Diikuti Seluruh ASN

Pemkot Bengkulu Tegaskan Program Open Karier Wajib Diikuti Seluruh ASN

TEROPONGPUBLIK.CO.ID   <<<>>>   Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menegaskan bahwa program open karier yang diinisiasi Wali Kota Bengkulu bersifat wajib bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot.

Program open karier ini merupakan bagian dari sistem pengembangan karier ASN secara terencana dan sistematis, yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan pegawai dengan potensi dan kompetensi tinggi agar dapat menempati posisi-posisi strategis di lingkungan pemerintahan.

Kepala BKPSDM Kota Bengkulu, Achrawi, menjelaskan bahwa hingga pertengahan Juli 2025, baru sekitar 50 persen ASN yang telah menyampaikan formulir open karier. Padahal, seluruh ASN, tanpa terkecuali, diwajibkan untuk mengisi formulir tersebut, meskipun merasa nyaman dan tidak ingin berpindah dari posisi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tempat mereka bertugas saat ini.

“Untuk program open karier ASN yang dicanangkan Pak Wali Kota, hingga hari ini sudah sekitar 50 persen ASN yang menyampaikan. Ini merupakan kesempatan emas bagi para ASN untuk menyampaikan aspirasi dan rencana karier mereka. Mereka bisa menuliskan keinginan atau cita-cita dalam jabatan,” jelas Achrawi pada Rabu (16/7/2025).

Ia menegaskan bahwa ASN yang tidak ingin berpindah dari jabatannya saat ini juga tetap diwajibkan mengisi formulir dengan mencantumkan alasan tetap di posisi tersebut, serta target kerja yang akan dicapai di masa mendatang.

“Kalau memang mereka nyaman di posisi sekarang, silakan, tetapi harus tetap diisi. Tulis alasan kenapa ingin bertahan dan target apa yang akan dicapai. Namun, jika nantinya target yang disampaikan tidak tercapai, tentu pimpinan akan mengevaluasi dan bisa saja mengambil tindakan tertentu,” tambahnya.

BKPSDM Kota Bengkulu telah menyediakan formulir surat permohonan untuk seluruh ASN, mulai dari eselon IV hingga eselon II. Formulir ini menjadi alat penting untuk memetakan arah pengembangan karier ASN, serta mengevaluasi kesesuaian potensi individu dengan kebutuhan organisasi.

Program open karier ini tidak hanya menjadi media ekspresi bagi ASN, tetapi juga merupakan inovasi untuk membangun budaya kerja yang lebih terbuka dan kompetitif. Selain itu, program ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya manusia serta memperkuat profesionalisme ASN.

Menurut Achrawi, Pemkot Bengkulu berkomitmen menciptakan birokrasi yang bersih, transparan, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Melalui open karier, Pemkot mendorong ASN untuk terus berkembang dan siap menghadapi tantangan-tantangan baru di dunia birokrasi.

“Inovasi ini akan memberi ruang seluas-luasnya bagi ASN untuk menunjukkan kapasitasnya. Harapannya, akan terwujud birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing tinggi, yang tentunya berdampak langsung terhadap pelayanan publik yang lebih berkualitas,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada seluruh ASN yang belum mengisi formulir agar segera melakukannya sebelum batas waktu yang ditentukan. BKPSDM sendiri membuka ruang konsultasi dan pendampingan bagi ASN yang masih mengalami kebingungan dalam pengisian atau menyusun target capaian kerja.

Dengan adanya program ini, Pemkot Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam mengelola SDM aparatur secara lebih strategis. Diharapkan, program open karier tidak hanya menjadi alat rotasi dan mutasi semata, melainkan sebagai jalan pembinaan dan pemberdayaan ASN untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan akuntabel di masa depan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra