Skip to main content

Pemkot dan BNNP Bengkulu Perkuat Sinergi dalam Perang Melawan Narkoba

Pemkot dan BNNP Bengkulu Perkuat Sinergi dalam Perang Melawan Narkoba

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<>>>   Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Komitmen ini diwujudkan melalui audiensi yang dilakukan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu, Brigjen Pol. Roby Karya Adi, S.I.K., M.H., di ruang kerja wali kota, Selasa (15/7/2025).

Pertemuan yang berlangsung hangat ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat terkait, di antaranya Asisten I Setda Kota Bengkulu Eko Agusrianto, Asisten II Sehmi Alnur, Kepala BNN Kota Bengkulu Kombes Pol. Deden Andriana, S.H., serta beberapa pejabat struktural dari lingkungan BNNP Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa narkoba masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda, yang jika tidak ditangani secara serius, dapat merusak masa depan daerah. Oleh karena itu, kata Dedy, penting adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BNN dalam rangka melakukan langkah preventif maupun represif secara berkelanjutan.

"Kami sangat terbuka dan mendukung penuh kerja sama ini. Kita tidak bisa membiarkan anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang rawan narkoba. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menjaga masa depan Kota Bengkulu," ujar Dedy.

Ia juga mengapresiasi langkah BNNP Bengkulu yang aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah, serta mendorong berbagai program edukasi dan sosialisasi yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Sementara itu, Kepala BNNP Bengkulu Brigjen Pol. Roby Karya Adi menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong pendekatan kolaboratif dalam menjalankan program P4GN, baik melalui edukasi di lingkungan sekolah, perkantoran, hingga komunitas masyarakat. Roby menyebutkan bahwa peran serta pemerintah daerah menjadi faktor kunci dalam memperluas cakupan pencegahan narkoba.

“Kami menilai kolaborasi dengan Pemkot Bengkulu sangat penting dalam menciptakan sistem ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba. Apalagi dengan dukungan kepala daerah, program-program BNN akan lebih mudah menjangkau lapisan masyarakat,” terang Roby.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya membuka peluang kerja sama dalam berbagai bentuk, mulai dari pelatihan kader anti-narkoba, pembentukan desa/kelurahan bersinar (bersih narkoba), hingga peningkatan kapasitas ASN dan pegawai pemerintah dalam mengenali serta mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja.

Dalam audiensi tersebut, kedua pihak juga membahas rencana strategis jangka menengah untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di Kota Bengkulu. Salah satu fokusnya adalah menyusun program pencegahan berbasis komunitas dan pendidikan karakter sejak usia dini, yang melibatkan sekolah dan lembaga keagamaan.

Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing, menambahkan bahwa Pemkot Bengkulu berkomitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan program P4GN melalui berbagai bentuk anggaran dan kebijakan daerah.

“Pemerintah kota tidak akan tinggal diam. Kami akan dorong pelibatan semua elemen—baik organisasi masyarakat, tokoh agama, hingga pemuda—dalam gerakan perang melawan narkoba ini,” ujar Ronny.

Audiensi ini pun ditutup dengan kesepakatan awal untuk membentuk tim koordinasi terpadu antara Pemkot Bengkulu dan BNNP guna mempercepat pelaksanaan program-program P4GN di berbagai sektor. Kedua belah pihak berharap langkah ini menjadi tonggak penting dalam upaya bersama menciptakan Bengkulu yang sehat, aman, dan bebas dari ancaman narkoba.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat akan bahaya narkoba dapat terus meningkat, serta tercipta lingkungan yang mendukung pembangunan generasi muda yang sehat dan produktif. Kolaborasi antara pemerintah dan lembaga penegak hukum seperti BNN menjadi simbol penting bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra