Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Hadiri Takziah Malam Ketiga, Serahkan Dokumen Kependudukan 3 in 1

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama jajaran Pemerintah Kota Bengkulu menghadiri takziah malam ketiga almarhumah Tjaram binti Asta Jaya di Kelurahan Sukamerindu, Kecamatan Sungai Serut, Jumat malam (16/10/2026).

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menunjukkan kepedulian terhadap warga yang tengah berduka dengan menghadiri takziah malam ketiga almarhumah Tjaram binti Asta Jaya, berusia 78 tahun, di kediaman keluarga di Jalan Sumatra 6 Nomor 17, Kelurahan Sukamerindu, Kecamatan Sungai Serut, Jumat malam (16/10/2026).

Kehadiran orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu tersebut didampingi jajaran asisten, staf ahli, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kunjungan ini menjadi wujud perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat sekaligus memberikan dukungan moril bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya.

Suasana haru menyelimuti kegiatan takziah yang dihadiri warga dan masyarakat sekitar. Dalam kesempatan itu, Dedy Wahyudi menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhumah. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Dalam sambutannya di hadapan jamaah takziah, Dedy mengungkapkan bahwa kehilangan seorang ibu merupakan pengalaman emosional yang sangat berat bagi setiap anak. Ia mengaitkan pesan tersebut dengan pengalaman pribadi ketika dirinya menghadapi kepergian sang ibu.

Menurutnya, sosok ibu mempunyai peran yang sangat besar dalam perjalanan hidup seseorang. Sejak dalam kandungan hingga tumbuh dewasa, seorang ibu memberikan kasih sayang, mendidik anak, serta membimbing mereka mengenal berbagai hal dalam kehidupan.

Dedy menggambarkan betapa beratnya perasaan ketika seseorang menerima kabar bahwa ibunya telah meninggal dunia. Pada saat seperti itu, kesedihan dapat membuat seseorang kehilangan arah dan sulit menerima kenyataan.

"Saya sudah merasakan ditinggal ibu. Itu rasa-rasanya, ketika mendapat kabar itu, seperti melayang. Kita tidak tahu harus berbuat apa. Karena emak (ibu) itu yang mengandung kita, membesarkan kita, mengajari kita mulai dari mengenal huruf, mengaji, dan semuanya," ujar Dedy.

Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk penguatan bagi keluarga almarhumah agar tetap tabah menjalani masa berkabung. Ia juga mengajak jamaah untuk senantiasa menghargai jasa orang tua dan menjaga hubungan kekeluargaan selama masih diberikan kesempatan hidup bersama.

Selain menyampaikan belasungkawa, Dedy Wahyudi turut memanjatkan doa untuk almarhumah Tjaram binti Asta Jaya. Ia berharap Allah SWT mengampuni segala kesalahan almarhumah, menerima seluruh amal ibadahnya, serta memberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

Doa bersama dalam kegiatan takziah tersebut menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk mengenang almarhumah sekaligus memperkuat ikatan kebersamaan di tengah suasana duka.

Dedy juga menyampaikan apresiasi kepada warga, pengurus RT dan RW, serta tokoh adat setempat yang hadir memberikan perhatian kepada keluarga yang sedang berduka.

Menurutnya, kebersamaan masyarakat dalam kegiatan takziah mencerminkan pentingnya kepedulian sosial. Kehadiran tetangga dan lingkungan sekitar diharapkan dapat memberikan kekuatan tersendiri bagi keluarga yang kehilangan orang tercinta.

Dukungan seperti itu menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat, terutama ketika seseorang atau sebuah keluarga menghadapi musibah.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu juga menyerahkan dokumen kependudukan melalui program 3 in 1 kepada ahli waris almarhumah.

Penyerahan dokumen ini menjadi salah satu bentuk pelayanan administrasi kependudukan yang diberikan bersamaan dengan kunjungan takziah. Dengan adanya pelayanan tersebut, keluarga diharapkan memperoleh kemudahan dalam mengurus dokumen kependudukan setelah anggota keluarganya meninggal dunia.

Pelayanan administrasi yang terintegrasi diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi beban pengurusan dokumen di tengah situasi berkabung. Kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui dukungan sosial, tetapi juga melalui pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Kegiatan takziah malam ketiga tersebut kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama dan doa bersama untuk almarhumah Tjaram binti Asta Jaya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui perhatian kemanusiaan, penguatan nilai kebersamaan, serta pelayanan publik yang memudahkan warga.

Kehadiran pemerintah bersama masyarakat diharapkan terus mempererat hubungan antara pemimpin daerah dan warga, sekaligus menjaga tradisi gotong royong serta solidaritas sosial di Kota Bengkulu.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra