Skip to main content

Wali Kota Bengkulu Hadiri Takziah Malam Ketiga, Serahkan Dokumen Kependudukan kepada Keluarga Almarhumah

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny P.L. Tobing menghadiri takziah malam ketiga almarhumah Sri Nas Tati di Kelurahan Sawah Lebar, Kecamatan Ratu Agung, sekaligus menyerahkan dokumen administrasi kependudukan melalui program Three in One.

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny P.L. Tobing menghadiri takziah malam ketiga atas meninggalnya Sri Nas Tati, 51 tahun, yang merupakan kakak dari Wakil Wali Kota Bengkulu. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan kepada keluarga yang tengah berduka sekaligus wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.

Takziah berlangsung di kediaman keluarga almarhumah, Jalan Bukit Barisan, Lorong Butai, RT 04 RW 01, Kelurahan Sawah Lebar, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu. Suasana khidmat menyelimuti kegiatan yang dihadiri keluarga, kerabat, masyarakat, serta jajaran Pemerintah Kota Bengkulu tersebut.

Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, para staf ahli wali kota, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta camat dan lurah se-Kota Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny P.L. Tobing mengungkapkan rasa kehilangan atas kepergian kakaknya. Ia menjelaskan bahwa almarhumah sebelumnya mengalami musibah terjatuh di kamar mandi dan sempat mendapatkan upaya pengobatan.

Ronny mengajak keluarga yang ditinggalkan untuk menerima ketentuan Allah SWT dengan penuh keikhlasan dan ketabahan. Ia juga menyampaikan bahwa almarhumah meninggalkan seorang suami bernama Apriandi, empat anak, dua menantu, serta dua cucu.

Atas nama keluarga besar, Ronny turut menyampaikan permohonan maaf apabila semasa hidup almarhumah pernah melakukan kesalahan, baik melalui perkataan maupun perbuatan, yang menyinggung perasaan orang lain.

Ia juga meminta agar masyarakat yang mengetahui adanya tanggungan almarhumah dapat menyampaikannya kepada keluarga untuk diselesaikan.

“Atas nama keluarga besar, kami memohon maaf apabila selama almarhumah bergaul dan berinteraksi dengan masyarakat terdapat kesalahan atau perbuatan yang kurang berkenan. Jika ada utang piutang almarhumah yang belum diselesaikan, kami dari keluarga besar siap membantu menyelesaikannya,” ungkap Ronny.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam kegiatan takziah merupakan bagian dari komitmen membangun kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, perhatian kepada warga yang mengalami musibah tidak dibatasi oleh hubungan keluarga maupun kedudukan seseorang.

“Di Kota Bengkulu ini, bukan hanya karena keluarga Wakil Wali Kota. Setiap ada warga yang berduka, insyaallah pemerintah hadir,” ujar Dedy.

Ia menambahkan, bersama Wakil Wali Kota Ronny P.L. Tobing, pemerintah akan terus melanjutkan program pelayanan publik yang memberikan kemudahan secara langsung kepada masyarakat.

Salah satu program yang menjadi perhatian ialah Three in One (3 in 1), yaitu layanan administrasi kependudukan bagi keluarga yang mengalami kedukaan. Melalui program tersebut, keluarga dapat menerima tiga dokumen sekaligus, yakni akta kematian, kartu keluarga (KK) yang telah diperbarui, dan kartu tanda penduduk (KTP) dengan perubahan data sesuai ketentuan.

Dalam kegiatan itu, Dedy menyerahkan langsung dokumen kependudukan tersebut kepada pihak keluarga almarhumah. Langkah ini diharapkan membantu keluarga mengurus kebutuhan administrasi tanpa harus mendatangi kantor pelayanan secara terpisah.

“Di Kota Bengkulu, masyarakat tidak perlu repot mengurus akta kematian. Biarlah pemerintah yang mengantarkan langsung ke rumah keluarga yang sedang berduka,” tegasnya.

Selain memberikan dukungan kepada keluarga, Dedy juga menyampaikan doa agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa, dilapangkan kuburnya, serta diterima seluruh amal ibadahnya. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan.

Rangkaian takziah malam ketiga kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang disampaikan Ustaz H. Khoirul Ikhwan Nasution, M.Pd. Para hadirin mengikuti kegiatan tersebut dengan khusyuk sembari memanjatkan doa bagi almarhumah.

Melalui kegiatan sosial dan pelayanan administrasi kependudukan ini, Pemerintah Kota Bengkulu berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya mudah dan cepat, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan.

Kehadiran pemerintah di tengah keluarga yang berduka diharapkan dapat memperkuat hubungan antara aparatur dan masyarakat sekaligus memastikan warga tetap memperoleh pendampingan ketika menghadapi situasi sulit.

Program Three in One juga menjadi salah satu bentuk pelayanan yang mendekatkan pemerintah kepada masyarakat, sehingga pengurusan dokumen penting dapat dilakukan dengan lebih praktis di tengah suasana kehilangan.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra