TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Komitmen Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dalam menghadirkan kebahagiaan untuk masyarakat terus diwujudkan dalam berbagai aksi nyata. Tidak hanya melalui program-program besar, Dedy juga turun langsung menangani persoalan mendasar yang dihadapi warganya.
Seperti yang terjadi pada Selasa (8/7/2025), usai melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan septitank gratis untuk masyarakat, Walikota Dedy langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan dari warga RT 06 dan RT 07 Kelurahan Sumur Meleleh, Kecamatan Teluk Segara, terkait gorong-gorong yang tersumbat dan menyebabkan aliran drainase tersendat.
Tidak menunda waktu, Dedy bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta perangkat kelurahan langsung menuju lokasi yang dikeluhkan. Ia meninjau langsung kondisi gorong-gorong dan memastikan langkah cepat diambil untuk menyelesaikan masalah tersebut.
“Saya dapat laporan langsung dari warga bahwa gorong-gorong di wilayah ini tersumbat dan menyebabkan aliran air tidak lancar. Ini bisa memicu banjir, apalagi kalau hujan deras. Maka saya minta langsung Kadis PUPR Pak Noprisman untuk menindaklanjuti dan segera mengatasinya,” tegas Dedy di lokasi.
Menurut Dedy, meskipun perbaikan ini akan memerlukan anggaran yang tidak sedikit, namun hal tersebut bukan menjadi hambatan selama itu bertujuan untuk kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat Kota Bengkulu.
“Memang ini lumayan besar anggarannya, tapi tidak masalah. Asal warga kita bahagia, saya rasa itu layak kita perjuangkan,” ujar Dedy dengan penuh keyakinan.
Respons cepat Walikota ini disambut hangat dan penuh rasa syukur oleh warga setempat. Beberapa warga bahkan tampak tersenyum dan mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan langsung oleh orang nomor satu di Kota Bengkulu tersebut. Salah satu warga RT 06, Ibu Nurhayati, mengaku senang karena pemerintah kota cepat merespon keluhan warga.
“Alhamdulillah, Pak Wali datang langsung. Kami sangat senang dan bersyukur karena masalah kami diperhatikan. Mudah-mudahan ini cepat diperbaiki,” ujarnya.
Dedy juga mengingatkan kepada warga Kota Bengkulu bahwa Pemkot selalu terbuka terhadap keluhan masyarakat. Ia mendorong warga untuk tidak ragu melaporkan jika ada masalah serupa di lingkungan masing-masing.
“Silakan lapor ke lurah, camat, atau langsung ke kami. Insya Allah akan kami tindaklanjuti. Kalau ada tempat lain yang mengalami hal sama, kami juga akan benahi. Tapi tentunya dilakukan secara bertahap karena harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” katanya menutup kegiatan hari itu.
Langkah Walikota Dedy Wahyudi ini memperlihatkan pendekatan kepemimpinan yang responsif, dekat dengan masyarakat, dan fokus pada kebahagiaan warganya. Bagi Dedy, kebahagiaan warga bukan hanya soal infrastruktur megah atau pembangunan besar, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan keamanan hidup sehari-hari.
Upaya perbaikan gorong-gorong ini juga menjadi bagian dari program penataan sistem drainase kota, yang menjadi prioritas Pemkot Bengkulu dalam mengantisipasi banjir, memperbaiki sanitasi lingkungan, dan mendukung kebersihan kota.
Kadis PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, yang turut hadir dalam peninjauan tersebut, menyampaikan bahwa pihaknya segera mengerahkan tim teknis untuk membersihkan dan memperbaiki saluran yang tersumbat. Ia juga menyatakan komitmennya untuk bekerja cepat sesuai instruksi Walikota.
“Kami akan kerahkan tim sesegera mungkin. Hari ini kita sudah tinjau, besok kami mulai pengerjaan awal. Kita upayakan secepatnya agar drainase kembali lancar dan tidak menyebabkan genangan,” kata Noprisman.
Dengan gerak cepat ini, Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan bahwa kehadiran negara dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Kepemimpinan yang responsif, seperti yang ditunjukkan Dedy Wahyudi, menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik dan menciptakan kota yang benar-benar bahagia.
Pewarta: Amg
Editing : Adi Saputra