TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>>> Jalan provinsi di Kabupaten Bengkulu Utara selalu menjadi tantangan bagi siapa pun yang menjabat sebagai Gubernur Bengkulu. Dengan cakupan luas, sekitar 30% dari total jalan provinsi di 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu berada di Bengkulu Utara. Hal ini menempatkan kabupaten tersebut sebagai salah satu wilayah yang selalu membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.
Kondisi jalan yang buruk sering kali menjadi beban serius, terutama ketika menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang terbatas. Pemerintah provinsi harus mempertimbangkan berbagai aspek pembangunan, namun infrastruktur jalan di Bengkulu Utara selalu menjadi fokus utama.
Menurut Sujono, mantan anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang menjabat selama dua periode di Dapil Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah, selama 10 tahun terakhir, perhatian pemerintah terhadap jalan provinsi di Bengkulu Utara cukup signifikan. Ia menjelaskan bahwa wilayah tersebut selalu menjadi prioritas dalam agenda pembangunan pemerintah daerah.
"Selama ini, jalan provinsi khususnya di Bengkulu Utara memang menjadi perhatian utama pemerintah. Namun, dengan cakupan yang sangat luas, tidak bijak jika terlalu fokus di satu wilayah saja dan mengabaikan pembangunan di kabupaten lain. Alhamdulillah, saat saya melintas kemarin, jalan di Bengkulu Utara sudah mulus. Kami mengapresiasi kerja keras Gubernur Rohidin dan Wakil Gubernur Rosjonsyah," ujar Sujono pada Minggu pagi (6/10), setelah menghadiri acara konsolidasi PKS di Kabupaten Lebong.
Pernyataan Sujono mencerminkan adanya perbaikan nyata di sejumlah ruas jalan provinsi di Bengkulu Utara. Meskipun begitu, pekerjaan belum selesai, dan tantangan infrastruktur tetap menjadi tugas besar pemerintah.
Di sisi lain, warga Bengkulu Utara, khususnya di Unit 5, juga merasakan manfaat dari pembangunan jalan. Bambang, salah seorang warga setempat, mengungkapkan rasa syukurnya atas perbaikan jalan provinsi yang sudah dilakukan. Namun, ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah tidak melupakan pembangunan jalan-jalan desa yang masih tertinggal.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas pembangunan jalan ini. Namun, kami juga berharap agar jalan-jalan desa yang sudah lama tidak tersentuh pembangunan bisa diperbaiki. Sudah bertahun-tahun kami menunggu," harap Bambang.
Situasi ini menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Bengkulu, tidak hanya di jalan-jalan provinsi, tetapi juga di jalan-jalan desa. Pemerintah diharapkan bisa memberikan perhatian yang seimbang, agar seluruh wilayah di Provinsi Bengkulu bisa merasakan manfaat dari pembangunan secara adil.
Pewarta : aMg
Editing : Adi Saputra