Skip to main content

Kapolda Bengkulu Dukung Penuh Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa di Pantai Panjang

Kapolda Bengkulu Dukung Penuh Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa di Pantai Panjang

TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> 

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mendapat dukungan penuh dari Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.IK., M.Si., dalam menyukseskan Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa (GEMPALA) yang digagas Pemerintah Kota Bengkulu. Dukungan tersebut ditunjukkan Kapolda dengan turun langsung menanam pohon kelapa bersama jajaran Pemkot Bengkulu dan berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan yang digelar Minggu pagi (10/8/2025) ini berlangsung di kawasan ikon wisata “Pantai Panjang”. Meski diguyur hujan lebat, semangat para peserta tidak surut. Kapolda, Walikota, Wakil Walikota Ronny PL Tobing, Sekretaris Daerah, para asisten, jajaran Polda, DPD Real Estate Indonesia (REI) Bengkulu, stakeholder lain, serta masyarakat setempat tetap antusias menanam pohon kelapa berukuran sekitar empat meter.

Susana kebersamaan tampak jelas ketika seluruh peserta mengambil cangkul, menutup lubang tanam dengan pasir dan tanah, serta memastikan pohon kelapa tertanam dengan kuat. Kehadiran Kapolda Bengkulu menjadi penyemangat tersendiri bagi Walikota Dedy Wahyudi. Dari raut wajahnya terlihat jelas rasa bahagia dan bangganya mendapat dukungan langsung dari pucuk pimpinan kepolisian daerah.

“Alhamdulillah, kawasan golf dan Pantai Panjang sekarang sudah bersih. Kita bersyukur punya Kapolda yang sangat peduli dengan lingkungan dan mau turun langsung bersama masyarakat,” ujar Dedy.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menyampaikan optimisme bahwa gerakan menanam pohon kelapa ini akan membawa manfaat besar, baik untuk keindahan kawasan wisata maupun keberlangsungan lingkungan. Menurutnya, pohon kelapa memiliki daya serap karbon dan menghasilkan oksigen yang bermanfaat bagi banyak orang.

“Kita optimis. Ke depan, seluruh pinggiran pantai akan dipenuhi pohon kelapa. Yang kita tanam hari ini bukan bibit kecil, tapi pohon kelapa siap tumbuh. Selanjutnya, tinggal bagaimana masyarakat ikut menjaga dan merawatnya,” tegas Kapolda.

Selain memberi manfaat lingkungan, Kapolda menilai pohon kelapa juga memiliki nilai ekonomi tinggi. Dengan perawatan yang baik, pohon kelapa dapat berbuah secara rutin dan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat pesisir.

Walikota Dedy dalam sambutannya menegaskan bahwa kelapa sering disebut sebagai “pohon kehidupan” atau “pohon seribu manfaat” karena hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan. Akar, batang, daun, buah, sabut, hingga tempurungnya memiliki kegunaan, baik untuk kebutuhan rumah tangga, bahan pangan, maupun industri.

“Kelapa muda untuk minuman, kelapa tua untuk santan, apalagi sekarang harga santan dan kelapa cukup mahal. Bahkan daun, batang, dan sabutnya pun bisa menghasilkan nilai tambah,” jelas Dedy.

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam GEMPALA, mulai dari jajaran kepolisian, OPD, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat umum. Baginya, gerakan ini tidak hanya menjadi upaya penghijauan, tetapi juga bentuk investasi lingkungan jangka panjang.

“Terima kasih untuk semua stakeholder yang telah membantu menyukseskan GEMPALA. Semoga apa yang kita tanam hari ini menjadi amal jariyah dan memberi manfaat berkelanjutan,” tutur Dedy.

GEMPALA sendiri merupakan program andalan Pemkot Bengkulu untuk menghijaukan kawasan Pantai Panjang dan sekitarnya. Penanaman pohon kelapa dipilih karena tanaman ini tidak hanya mempercantik lanskap, tetapi juga mampu menahan abrasi pantai, mengurangi dampak angin laut, serta mendukung ekosistem pesisir.

Dengan sinergi antara pemerintah, kepolisian, dunia usaha, dan masyarakat, Walikota Dedy yakin Pantai Panjang akan menjadi kawasan wisata yang lebih indah, teduh, dan produktif. Gerakan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menggalakkan penghijauan sekaligus memanfaatkan potensi tanaman lokal.

Pewarta : Amg 

Editing : Adi Saputra