TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<<>>> Suasana hangat terlihat di Bandara Fatmawati Soekarno, Selasa (9/9/2025), saat rombongan Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, tiba di Bengkulu. Kehadiran Wamen yang datang bersama istri disambut langsung Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., sekitar pukul 11.45 WIB.
Selain Kapolda, penyambutan juga dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat dari organisasi perangkat daerah (OPD). Momentum ini berlangsung penuh keakraban, menandai dimulainya rangkaian kunjungan kerja Wamen Transmigrasi di Provinsi Bengkulu.
Kunjungan kerja yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 September 2025, memiliki agenda padat. Beberapa kegiatan yang telah disusun antara lain peninjauan ke Desa Ketahun, kunjungan ke RS Lagita, pertemuan dengan tim Ekspedisi Patriot, serta agenda meninjau sejumlah titik strategis di wilayah Bengkulu Utara dan sekitarnya.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan pengamanan maksimal untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Wamen Transmigrasi. Menurutnya, pengamanan dilakukan dengan pendekatan profesional, humanis, dan terukur. Hal ini bertujuan agar seluruh agenda dapat berjalan tertib, aman, serta memberikan rasa nyaman bagi tamu maupun masyarakat sekitar.
“Polda Bengkulu bersama jajaran berkomitmen menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung. Semua personel yang diturunkan telah mendapat arahan agar bertindak sesuai prosedur dan tetap mengedepankan sikap ramah kepada masyarakat,” ungkap Mardiyono.
Di sisi lain, kehadiran Wakil Menteri Transmigrasi di Bengkulu disambut optimistis oleh pemerintah daerah. Gubernur Helmi Hasan menilai, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat program transmigrasi sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat. Ia berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, dapat memberikan perhatian lebih pada pengembangan wilayah transmigrasi di Bengkulu yang selama ini menjadi bagian dari sejarah pembangunan nasional.
Helmi juga menegaskan, Bengkulu memiliki potensi besar untuk pengembangan transmigrasi, baik dari sisi sumber daya alam maupun kesiapan masyarakat. Oleh sebab itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata.
Sementara itu, Viva Yoga Mauladi dalam sambutannya singkatnya menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat yang diberikan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat Bengkulu. Menurutnya, transmigrasi bukan hanya soal perpindahan penduduk, tetapi juga strategi pembangunan jangka panjang untuk pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa program transmigrasi dapat terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang menjadi pusat pengembangannya,” ujar Viva Yoga.
Selama kunjungan, Wamen Transmigrasi dijadwalkan akan melakukan dialog dengan masyarakat, meninjau infrastruktur pendukung transmigrasi, hingga melihat langsung capaian pembangunan di kawasan tertentu. Kehadiran beliau diharapkan memberi semangat baru dalam memperkuat pembangunan daerah, sekaligus mempertegas peran Bengkulu dalam mendukung visi pembangunan nasional.
Dengan penyambutan resmi yang melibatkan jajaran Forkopimda serta pengamanan ketat dari Polda Bengkulu, kunjungan kerja Wamen Transmigrasi ini diharapkan berjalan sukses dan membawa manfaat konkret bagi masyarakat Bumi Rafflesia.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra