Skip to main content

Kejati Bengkulu Gelar Kegiatan Optimalisasi Anggaran Tahun 2025

Kejati Bengkulu Gelar Kegiatan Optimalisasi Anggaran Tahun 2025

TEROPONGPUBLIK.CO.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu melaksanakan kegiatan Optimalisasi Anggaran Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Intelijen Kejati Bengkulu, Senin (8/9). Agenda penting ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H., dan dihadiri para pejabat struktural, termasuk Asisten Bidang Pembinaan (Asbin), Asisten Pengawasan (Aswas), serta jajaran lainnya.

Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut dari hasil monitoring penyerapan anggaran yang dilakukan melalui aplikasi Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) per 8 September 2025. Berdasarkan laporan, masih terdapat sejumlah bidang teknis di beberapa satuan kerja yang membutuhkan percepatan realisasi anggaran agar program yang telah direncanakan dapat berjalan optimal.

Dalam arahannya, Kajati Bengkulu menegaskan pentingnya manajemen anggaran yang efektif, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, anggaran negara yang sudah dialokasikan harus digunakan dengan penuh tanggung jawab, bukan sekadar untuk memenuhi serapan, melainkan benar-benar berdampak pada peningkatan kinerja institusi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Optimalisasi anggaran bukan hanya soal bagaimana cepat diserap, tetapi bagaimana pemanfaatannya tepat sasaran dan sesuai regulasi. Setiap rupiah yang dikelola adalah amanah negara yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara administrasi maupun manfaatnya bagi masyarakat luas,” ujar Victor Antonius dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antarsatuan kerja agar tidak terjadi hambatan dalam pelaksanaan program. Dengan sinergi yang baik, realisasi anggaran diyakini bisa tercapai sesuai target dan mendukung visi Kejaksaan dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.

Selain pengarahan dari Kajati, kegiatan ini juga diisi dengan paparan teknis mengenai evaluasi realisasi anggaran tahun berjalan serta strategi percepatan di triwulan akhir 2025. Setiap bidang diminta menyusun rencana aksi untuk memastikan bahwa anggaran yang tersisa dapat dimanfaatkan sesuai aturan tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan program.

Asisten Bidang Pembinaan menambahkan bahwa optimalisasi anggaran menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kinerja organisasi. Oleh karena itu, setiap aparatur Kejaksaan dituntut untuk bekerja lebih cermat dan disiplin, terutama dalam hal perencanaan dan pelaporan keuangan.

Sementara itu, Asisten Pengawasan menyoroti aspek akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Ia mengingatkan bahwa setiap penggunaan anggaran akan diawasi ketat, baik oleh internal maupun lembaga pengawas eksternal. Hal ini diharapkan dapat mencegah terjadinya penyimpangan yang bisa merugikan institusi maupun negara.

Kejati Bengkulu berharap kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperbaiki pola kerja, meningkatkan koordinasi, serta memastikan setiap program yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dapat terealisasi dengan maksimal.

Dengan adanya kegiatan Optimalisasi Anggaran Tahun 2025, diharapkan seluruh jajaran Kejati Bengkulu semakin solid dalam menjalankan tugasnya. Bukan hanya sekadar memenuhi target penyerapan, melainkan juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan hukum yang lebih baik, cepat, dan transparan.

Pewarta: Amg
Editing: Adi Saputra