TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<>> Komunitas Cinta Sedekah One Day One Thousand (KCS ODOT) Kota Bengkulu kembali menunjukkan konsistensinya dalam aksi sosial dengan menyelenggarakan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah. Kegiatan rutin tahunan yang kini memasuki tahun ke-7 tersebut digelar pada Minggu pagi (8 Juni 2025) di Sekretariat KCS ODOT yang terletak di kawasan Jalan Surabaya, Kota Bengkulu.
Ketua KCS ODOT Bengkulu, Hj. Nurmala Dewi, S.E., atau yang akrab disapa Awi, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan kurban tahun ini. Ia menyampaikan bahwa sebanyak lima ekor sapi telah dipotong, dan dagingnya didistribusikan ke daerah-daerah yang dinilai paling membutuhkan, khususnya wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah.
"Alhamdulillah, tahun ini kami kembali diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah kurban. Sebanyak lima ekor sapi dipotong dan dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk 210 paket daging," ujarnya.
Yang menarik dari kegiatan ini adalah keterlibatan para anggota komunitas dalam berkurban melalui berbagai metode. Tidak hanya dengan sistem patungan 1/7 bagian, namun juga melalui sedekah kolektif yang dikumpulkan dari sekitar 200 anggota aktif komunitas.
"Jumlah total peserta kurban tahun ini ada 35 orang. Dari jumlah tersebut, 32 orang berkurban dengan sistem sepertujuh, sementara tiga orang lainnya kami bantu secara gotong royong karena mereka belum pernah sekalipun berkurban sepanjang hidupnya. Ini bentuk solidaritas dan kepedulian kami sesama anggota," jelas Awi.
Salah satu kekuatan dari kegiatan sosial ini adalah perencanaan dan penyaluran bantuan yang dilakukan dengan pendekatan yang sangat hati-hati. Pembina KCS ODOT Bengkulu, Sefty Yuslinah, S.Sos., M.AP., menuturkan bahwa sebelum pendistribusian dilakukan, tim dari komunitas terlebih dahulu turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei ke beberapa wilayah sasaran.
"Proses survei ini penting untuk memastikan bahwa daging kurban benar-benar disalurkan ke daerah-daerah yang sangat minim atau bahkan tidak memiliki kegiatan penyembelihan hewan kurban. Dengan demikian, bantuan ini benar-benar memberikan manfaat nyata," terang Sefty.
Selain sebagai ibadah dan bentuk kepedulian sosial, kegiatan kurban ini juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan antaranggota komunitas. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan secara bergotong royong, mulai dari penggalangan dana, pemotongan, hingga distribusi daging kurban.
KCS ODOT Bengkulu selama ini dikenal sebagai komunitas yang aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, terutama dalam menggalang sedekah harian seribu rupiah dari setiap anggotanya. Meskipun nominalnya kecil, gerakan ini terbukti mampu memberikan dampak besar ketika dikelola secara kolektif dan terorganisir.
Dengan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, komunitas ini berharap bisa terus meningkatkan kontribusi sosial mereka di tahun-tahun mendatang. Salah satu harapan besarnya adalah menambah jumlah hewan kurban dan memperluas jangkauan distribusi ke wilayah-wilayah yang lebih terpencil dan membutuhkan.
"InsyaAllah kami akan terus berupaya memperluas manfaat dari program ini. Semoga tahun depan kami bisa berkurban lebih banyak lagi dan menjangkau lebih banyak saudara kita yang kurang mampu," tutup Awi.
Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi penerima daging kurban, tetapi juga menjadi ladang pahala dan kebanggaan bagi seluruh anggota komunitas yang terlibat. Komitmen KCS ODOT Bengkulu untuk terus berbagi dan peduli patut diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi komunitas-komunitas lain di seluruh Indonesia.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra