Skip to main content

Lonjakan Lalu Lintas Pasca Lebayaran di Tol Bengkulu-Taba Penanjung Capai 200 Persen

Lonjakan Lalu Lintas Pasca Lebayaran di Tol Bengkulu-Taba Penanjung Capai 200 Persen

TEROPONGPUBLIK.CO.ID  <<<>>>  Arus kendaraan di ruas Tol Bengkulu-Taba Penanjung (Bengtaba) melonjak drastis pasca perayaan Idulfitri 1446 Hijriah. PT Hutama Karya (Persero), selaku pengelola tol tersebut, melaporkan adanya peningkatan volume lalu lintas lebih dari 200 persen dibandingkan dengan kondisi normal sebelum Lebaran.

Hal ini diungkapkan oleh Bhaskoro Rindargo, Branch Manager Tol Bengtaba, dalam agenda Halalbihalal bersama media yang digelar pada Kamis (10/04/2025) di Bengkulu. Ia menjelaskan bahwa lonjakan kendaraan mulai terasa sejak hari kedua Idulfitri dan mencapai puncaknya beberapa hari kemudian.

"Jumlah kendaraan yang melintas mencapai 4.644 unit dalam satu hari. Padahal, sebelum Lebaran, rata-rata hanya sekitar 1.600 kendaraan per hari," ujar Bhaskoro.

Ia menambahkan bahwa tren kenaikan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat setelah Lebaran, yang umumnya digunakan untuk bersilaturahmi maupun berwisata. Menurutnya, fenomena tersebut bukan hal baru, melainkan pola musiman yang selalu terjadi setiap tahun.

“Setelah Lebaran, masyarakat biasanya memanfaatkan sisa masa libur untuk mengunjungi keluarga di kampung halaman atau pergi berwisata. Bengkulu dan wilayah sekitarnya seperti Rejang Lebong menjadi tujuan utama,” katanya.

Selain itu, Bhaskoro juga menyebutkan bahwa arus balik pemudik turut berkontribusi besar terhadap peningkatan trafik di ruas tol tersebut. Banyak warga yang kembali ke kota tempat mereka bekerja setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.

Menghadapi lonjakan ini, PT Hutama Karya telah mengambil berbagai langkah untuk memastikan kelancaran dan keamanan para pengguna jalan tol. Sejumlah personel tambahan dikerahkan untuk memantau kondisi lalu lintas, membantu pengaturan kendaraan, serta memberikan respons cepat jika terjadi gangguan di jalan.

“Kami melakukan pengawasan intensif, terutama pada titik-titik rawan kemacetan. Tim kami bersiaga selama 24 jam untuk menjamin kelancaran arus kendaraan,” ungkapnya.

Selain pengamanan dan pengaturan lalu lintas, perusahaan juga menyiapkan fasilitas tambahan seperti layanan derek gratis dan bantuan darurat bagi kendaraan yang mengalami kendala teknis di tengah perjalanan.

“Kami ingin memastikan semua pengguna jalan tol merasa aman dan nyaman. Apalagi saat ini volume kendaraan meningkat, sehingga potensi gangguan juga lebih besar,” imbuh Bhaskoro.

Pihaknya berharap kesadaran pengemudi dalam mematuhi rambu dan menjaga kecepatan tetap tinggi. Ia juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang menggunakan Tol Bengtaba, PT Hutama Karya menilai hal ini sebagai indikator positif terhadap pertumbuhan mobilitas dan perekonomian di wilayah Bengkulu dan sekitarnya. Bhaskoro menyebut, tren ini diharapkan terus berlanjut di masa mendatang seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap infrastruktur tol.

Pewarta : Amg

Editing : Adi Saputra