TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Masyarakat Desa Pondok Kubang mulai geram dengan seringnya pemadaman listrik di wilayah mereka. Kondisi ini semakin memperburuk suasana hati warga, terutama ketika pemadaman terjadi akibat hujan ringan atau angin sepoi-sepoi.
Efri, salah satu warga Desa Pondok Kubang, menyampaikan keluhannya kepada media. "Kami, sebagai masyarakat Pondok Kubang, sudah sangat resah dengan seringnya mati listrik di desa kami. Setiap kali hujan atau angin sedikit saja, listrik di desa kami mati. Ini terjadi terus-menerus, baik siang maupun malam, tanpa ada perubahan yang berarti. Sedangkan kalau masyarakat telat bayar sedikit saja, pihak PLN langsung keras, bahkan sampai mau mencabut meteran listrik di rumah kita. Kami sangat kecewa dengan ketidaknyamanan ini dan berharap ada perubahan. Jangan selalu seperti ini, sedikit hujan langsung mati," ungkapnya dengan nada kecewa.
Keluhan ini bukanlah yang pertama kali disampaikan oleh warga Pondok Kubang. Seringnya pemadaman listrik tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berdampak pada berbagai aspek kehidupan warga, mulai dari kegiatan rumah tangga hingga usaha kecil yang bergantung pada pasokan listrik yang stabil.
Menanggapi keluhan warga, pihak PLN wilayah Kepahiang memberikan klarifikasi melalui sambungan telepon. "Saat ini memang ada gangguan karena cuaca sedang hujan deras, dan banyak tanaman tumbuh yang mengakibatkan gangguan pada jaringan listrik. Pihak PLN saat ini sedang berupaya untuk melakukan penormalan gangguan yang ada saat ini," ujar perwakilan PLN.
Namun, penjelasan dari pihak PLN ini dirasa belum cukup memuaskan hati warga yang sudah lama merasakan ketidaknyamanan akibat seringnya mati listrik. Warga berharap agar PLN dapat menemukan solusi yang lebih permanen dan efektif untuk mengatasi masalah ini, sehingga kehidupan mereka bisa kembali normal tanpa harus selalu khawatir setiap kali cuaca buruk datang.
Harapan warga Desa Pondok Kubang sangat sederhana, mereka hanya ingin mendapatkan layanan listrik yang stabil dan andal, tanpa harus terus-menerus mengalami pemadaman yang mengganggu. Apakah pihak PLN akan mampu memenuhi harapan ini? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.
Pewarta : Herdianson
Editing: Adi Saputra