TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Hariyadi, menyambut kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed, beserta rombongan di Bandara Fatmawati Soekarno. Kedatangan Menteri Abdul Mu'ti ke Bengkulu dalam rangka menghadiri acara puncak perayaan Hari Bahasa Ibu Internasional Tahun 2025 yang diselenggarakan di Kantor Bahasa Provinsi Bengkulu.
Dalam sambutannya, Sekda Hariyadi menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri Abdul Mu'ti dan rombongan ke Bengkulu. Ia menegaskan bahwa acara ini menjadi momen penting dalam upaya melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional.
“Kami merasa terhormat atas kehadiran Bapak Menteri di Bengkulu dalam rangka memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional. Ini adalah momentum bagi kita semua untuk semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya bahasa daerah sebagai warisan budaya yang harus terus dijaga,” ujar Hariyadi.
Menteri Abdul Mu'ti dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa bahasa ibu memiliki peran krusial dalam pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda. Ia menekankan bahwa pelestarian bahasa daerah harus menjadi perhatian utama, terutama di era globalisasi yang membawa tantangan besar terhadap eksistensi bahasa daerah.
“Bahasa ibu bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga identitas dan jati diri sebuah bangsa. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk terus melestarikan dan mengajarkannya kepada generasi muda agar tidak punah,” kata Menteri Abdul Mu'ti.
Acara puncak peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional di Bengkulu ini diisi dengan berbagai kegiatan, seperti seminar kebahasaan, diskusi panel, dan pameran budaya. Selain itu, terdapat pula sesi penghargaan bagi individu dan komunitas yang telah berkontribusi dalam pelestarian bahasa daerah di Bengkulu.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, akan pentingnya bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, bahasa daerah tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kunjungan Menteri Abdul Mu'ti ke Bengkulu juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai program pendidikan yang berkaitan dengan pelestarian bahasa daerah. Dalam pertemuan dengan pejabat setempat, dibahas upaya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengintegrasikan bahasa ibu ke dalam kurikulum pendidikan.
Dengan berlangsungnya acara ini, diharapkan komitmen terhadap pelestarian bahasa ibu semakin kuat, tidak hanya di Bengkulu tetapi juga di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa bahasa daerah adalah bagian dari identitas bangsa yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra