TEROPONGPUBLIK.CO.ID <<<>>> Kota Pagar Alam turut ambil bagian dalam kegiatan Panen Raya Padi Serentak yang dilaksanakan secara nasional di 14 provinsi. Acara ini berlangsung di Dusun Tebat Gunung, Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, yang didampingi oleh Wakil Walikota Hj. Bertha, Ketua DPRD Kota Pagar Alam Hj. Jenny Shandiyah, serta Ketua TP PKK Hera Parianti Ludi. Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya ketahanan pangan nasional.
Dalam sambutannya, Walikota Ludi Oliansyah menegaskan bahwa panen raya ini merupakan langkah penting dalam mendorong swasembada pangan dan menjaga kestabilan pasokan beras, terutama di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan ketidakpastian ekonomi. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani merupakan kunci utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Saat ini, Kota Pagar Alam memiliki luas lahan sawah mencapai 3.288,29 hektar, dengan produktivitas gabah kering panen (GKP) rata-rata 5,2 ton per hektar. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan hasil panen tersebut melalui sejumlah inovasi dalam lima tahun ke depan.
“Kami ingin meningkatkan rata-rata hasil GKP menjadi minimal 6 ton per hektar. Melihat kondisi geografis Pagar Alam yang sangat mendukung, target ini sangat realistis dicapai dengan dukungan teknologi dan pola tanam yang lebih efisien,” jelas Walikota.
Untuk mencapai target tersebut, ia meminta Dinas Pertanian setempat agar berinovasi dalam pengelolaan pertanian, baik dari segi pemupukan, irigasi, hingga penggunaan varietas padi unggul. Ia juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) dalam mendampingi petani secara intensif.
“PPL harus aktif hadir di lapangan, berdialog langsung dengan petani, mendengarkan kendala yang mereka hadapi, serta memberikan solusi yang tepat. Dengan pendekatan yang proaktif ini, kami yakin produksi padi dapat meningkat secara signifikan,” tambahnya.
Panen raya ini juga menjadi simbol semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan. Dengan komitmen bersama, Pagar Alam optimistis bisa menjadi salah satu daerah penopang utama swasembada beras di tingkat nasional.
Pewarta : Amg
Editing : Adi Saputra